HousingEstate, Jakarta - PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP), anak usaha PT Mandiri Sejahtera Hutama (MSH Group), melakukan prosesi tutup atap (topping off) proyek Kebayoran Apartment (1 ha) di Jalan Raya Ulujami, Jakarta Selatan. Topping off dilakukan untuk tower pertama setinggi 20 lantai yang mencakup 341 unit hunian dari dua tower yang akan dibangun.

“Total penjualan kami untuk tower pertama ini sudah mencapai 75 persen atau tersisa 94 unit lagi. Dengan progres ini kami berharap kepercayaan konsumen kian meningkat dan akan mendorong penjualan kami ke depan. Targetnya satu tahun dari sekarang unitnya mulai diserah-terimakan,” kata Susanto Kiswandono, Direktur Utama KPP, saat acara topping off, Rabu (17/10/2018).

Ia optimistis ke depan prospek hunian apartemen di perkotaan makin bagus dan menjadi kebutuhan kalangan pekerja. Kebayoran Apartment menjadi contoh nyata karena mayoritas pembelinya adalah end user (membeli untuk dihuni sendiri) dengan cara bayar 60 persen menggunakan kredit bank (KPA).

Kebayoran Apartment dilintasi jalur Transjakarta layang koridor 13 Ciledug-Tendean. Halte terdekat berada di Cipulir yang berjarak hanya 200 meter dari lokasi apartemen dan hanya 15 menit menuju kawasan bisnis di Tendean-Gatot Subroto. Keunggulan akses dan fasilitas transportasi itu juga membuat kenaikan harga unitnya cukup lumayan, dari harga perdana Rp17 juta tahun 2015 menjadi Rp22 juta/m2 saat ini.

Kebayoran Apartment menawarkan unit tipe studio berukuran 23 m2 dan dua kamar tidur (KT) 46-52 m2 seharga Rp500 jutaan-1 miliar/unit. Hingga saat ini total penjualannya sudah mencapai angka Rp155 miliar dari total 240 unit yang sudah terjual. Untuk tower kedua sebanyak total 781 unit akan mulai dipasarkan saat tower pertama habis.