HousingEstate, Jakarta - PT Prioritas Land Indonesia (PLI) memulai pembangunan apartemen K2 Park di kawasan Gading Serpong, Tangerang (Banten), setelah Nantong Double Great Group (NDGG) asal China mengakuisisi 51 persen sahamnya, sedangkan 49 persen tetap dimilik PLI. Sebelumnya pengembangan proyek sempat terhenti beberapa tahun yang memicu protes dan gugatan dari konsumennya.

Menurut Presiden Direktur PLI Marcellus Chandra, dengan masuknya NDGG, PLI memastikan akan membangun sekaligus pondasi tiga tower apartemen K2 Park mencakup 2.700 unit hunian dengan investasi Rp800 miliar, dengan target selesai tahun 2022.

“NDGG adalah perusahaan tekstil sekaligus developer berpengalaman dari wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, China. Dengan dimulainya proses pembangunan apartemen ini, kami juga akan menggiatkan kembali aktivitas marketing,” katanya saat prosesi dimulainya pembangunan apartemen (ground breaking) di lokasi proyek, Senin (29/10/2018), sebagaimana dikutip siaran pers PLI yang diterima housing-estate.com, Selasa (30/10/2018).

CEO NDGG Guo Yonghe menyebutkan, pihaknya sangat optimistis masuk ke PLI karena perusahaan dinilai telah berpengalaman dan menguasai pasar di kawasan. “Pasar properti di Indonesia sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian yang sangat tinggi,” katanya.

K2 Park adalah proyek property terpadu (mixed use) di atas lahan 3 ha yang mencakup enam tower apartemen, perkantoran, pendidikan, serta area komersial dan kuliner dengan segala penunjangnya.

GM PLI Sammy Maramis menambahkan, saat ini PLI sudah memberikan jaminan kepada konsumen bahwa proyek akan diselesaikan tahun 2022 dan NDGG bersedia memberikan jaminan denda keterlambatan bila proyek molor dari jadwal.

“Dari sekitar 600 unit yang sudah dicicil konsumen dan beberapa sudah lunas, belum ada yang minta refund (pengembalian dana). Kami juga membuktikan, proyek Majestic Point Serpong bisa kami selesaikan. Ini (K2 Park) proyeknya ada, kantor marketing ada, kami tidak ke mana-mana,” jelasnya saat dihubungi housing-estate.com, Selasa (30/10/2018).