HousingEstate, Jakarta - Toko furnishing asal Swedia, IKEA Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan (Banten), menyelenggarakan kampanye “Ayo Bermain”, sebuah inisiatif dari IKEA Foundation untuk menekankan pentingnya bermain bagi tumbuh kembang anak. Kampanye ini diharapkan bisa mendorong setiap keluarga untuk selalu meluangkan waktu bermain dengan anak-anaknya sehingga memacu perkembangan dan membangun masa depan yang baik sejak dini.

Menurut Ririn Basuki, Public Relation IKEA Indonesia, kampanye “Ayo Bermain” diselenggarakan di IKEA global setiap 1-16 November dan di Indonesia sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 2012.

“Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di IKEA seluruh dunia seperti menggambar, mewarnai, meronce, dan lain-lain. Untuk gambar terbaik nantinya akan dibuatkan produk boneka yang kemudian dijual hasilnya disumbangkan ke yayasan-yayasan yang menjadi rekanan IKEA,” ujarnya saat temu media dan diskusi mengenai kampanya “Ayo Bermain” di IKEA Alam Sutera, Kamis (1/11/2018).

Ririn menyebut, di IKEA Alam Sutera tahun lalu terjual 34 ribu boneka yang hasilnya disumbangkan, salah satunya keh Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) mitra Save The Children. Sejak tahun 2012 IKEA dan YSTC telah bekerja sama untuk pemenuhan hak-hak anak disabilitas dengan 2.101 anak disabilitas telah terbantu dengan menunjukan perkembangan positif terkait kognitif, sosial, maupun emosional.

Tata Sudrajat dari YSTC sangat mengapresiasi kampanye “Ayo Bermain” yang diselenggarakan IKEA. Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini membuat kedekatan antara anak dan orang tua makin sulit dilakukan. Padahal kelekatan perlu dibangun yang dimulai dengan kedekatan.

“Bermain bisa membangun kelekatan antara anak dan orang tua. Tolok ukurnya gampang. Kalau anak menjelang remaja makin jauh dari orang tuanya, itu karena ketika kecil jarang diajak bermain sehingga dia tidak menjadikan orang tuanya sebagai tempat bercerita tapi memilih lingkungan luarnya karena bounding kelekatannya tidak terbangun,” jelasnya.