HousingEstate, Jakarta - BSD City (6.000 ha), Serpong, Tangerang Selatan (Banten), mengembangkan apartemen Upper West sebagai hunian terpadu.  Selain tempat tinggal di dalamnya disiapkan area komersial, perkantoran, dan fasilitas life style. “Konsepnya  the living hub, pengembangannya mengkombinasikan living, playing and working,” ujar Nurhadi Lie, Head of Project Commercial BSD City, kepada housing-estate.com di Serpong, belum lama ini.

Bangunan dua tower itu mencakup empat klasifikasi: apartemen, SOHO, office, dan ritel. Menurut Nurhadi,  konsep ini ditawarkan untuk mengakomodir kalangan milenial yang gaya hidup (life style)-nya serba praktis dan efisien. Semuanya menyatu, mau ke tempat kerja tinggal turun, demikian juga ke tempat life style.

Rancangannya terbagi dalam empat zona. Area bawah  untuk lifestyle dan ritel, di atasnya offices & co-working, kemudian SOHO, dan paling atas apartemen dan penthouse. Saat ini dipasarkan North Tower 36 lantai sebanyak 293 unit. Tahap awal dipasarkan SOHO dan apartemen. Unit huniannya terdiri tujuh tipe terdiri 1 dan 2 kamar tidur (KT) 42-85,8 m2 seharga Rp1,2-2,4 miliar. Konsumen bisa membeli dengan KPA  down payment  40% diangsur 24x. SOHO yang yang berkonsep loft (2 lantai) sebanyak 84 unit dipasarkan seharga Rp2,2 miliar per unit.

Konsep live, work & play ini , terang Nurhadi, dikembangkan Sinar Mas Land (SML), developernya, karena sejak beroperasinya AEON Mall  permintaan ruang komersial dan perkantoran di BSD naik signifikan.  Proyek ini  dikembangkan SML bersama PT Dwijaya Karya Development. Dua perusahaan ini sebelumnya juga bekerjasama mengembangkan apartemen Akasa Pure Living di Jl Lengkong Gudang Timur, Serpong.

Lokasi Upper West di CBD 55 BSD  tidak jauh dari AEON Mall, Digital Hub (25 ha), dan Indonesia Convention Exhibiton (ICE). Di kawasan tersebut banyak berdiri perkantoran, pusat perbelanjaan, dan kampus. Menuju kawasan intermoda yang terintegrasi dengan Stasiun Cisauk  tidak jauh. Mixed use building yang dilengkapi sky pool & skyline meeting pods di lantai 25 ini pembangunannya diperkirakan memakan waktu tiga tahun.