HousingEstate, Jakarta - Setelah punya rumah, orang cenderung akan membeli kendaraan bermotor entah sepeda motor atau mobil. Karena itu dua sektor itu, properti dan otomotif, sering tumbuh beriringan. “Sektor properti sejak lima tahun terakhir tumbuh rata-rata lima persenan per tahun. Sementara otomotif kenaikannya mencapai tujuh persen selama Januari-September 2018. Dua sektor itu permintaannya sangat besar,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahja Widayanti saat peresmian pembukaan pameran Drive Home Expo 2018, pemaran properti dan otomotif yang diselenggarakan Rumah.com dan Mobil123.com di ICE BSD City, Tangerang, Banten, akhir pekan lalu.

Pameran diikuti sekitar 30 proyek properti dan 12 brand otomotif yang menawarkan aneka promo menarik untuk memikat konsumen dengan dukungan kredit dari Bank CIMB Niaga dan BCA.

Untuk properti yang dipamerkan bukan hanya rumah menengah dan menengah atas seharga hingga Rp1 miliaran, tapi juga rumah bersubsidi seharga Rp148,5 juta/unit dan rumah menengah bawah seharga Rp200 jutaan.

“Jadi, cocok untuk kaum milenial. Selama pameran kita menawarkan aneka promo menarik seperti free depe dan biaya-biaya KPR serta bunga rendah fixed selama beberapa tahun,” kata Marine Novita, Country Manager Rumah.com. CIMB Niaga misalnya, memberikan bunga promo 6,25 persen per tahun fixed tiga tahun pertama dan free biaya administrasi.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Yusuf Hariagung yang ikut meresmikan pembukaan pameran, menyatakan, selain dipadu dengan otomotif, nanti bisa diadakan pameran yang menggabungkan properti dengan otomotif dan furnitur, karena ketiganya juga saling terkait.

“Dengan teknologi online orang mudah orang mencari informasi tentang ketiga produk, kemudian disambung dengan pameran, tentu akan sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya di tiga sektor itu. Karena itu Kemenpupera selalu mengapresiasi ajang seperti ini,” ujarnya.