HousingEstate, Jakarta - Pengembang Summarecon Agung resmi meluncurkan kawasan properti terbaru Summarecon Mutiara Makassar (SMM) di penghujung tahun ini. Dalam pengembangan proyek pertamanya di wilayah Indonesia Timur ini, pada tahap awal Summarecon menghadirkan dua klaster perdana Beryl Residence dan Jade Residence yang secara resmi dipasarkan Jumat (30/11/2018) di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan.

Summarecon mencatat penjualan tahap pertama hingga tahap ketiga mencapai Rp200 miliar dalam waktu empat jam. Pembeli kebanyakan berasal dari Makassar dan daerah lainnya seperti Palu, Manado, Surabaya, Depok, Jakarta, Denpasar, dan Papua. SMM menempati lahan seluas 400 hektar, dikonsepkan sebagai Aeroport City yang mengintegrasikan hunian dengan zona komersial. Lokasinya hanya 4 km dari Bandara Sultan Hasanuddin dan 5 km dari Makassar New Port, serta memiliki exit tol langsung di jalan tol Ir Sutami km 8.

“Kami patut berbangga karena pencapaian penjualan itu tidak lepas dari pengalaman kami selama lebih dari 43 tahun serta keunggulan lokasi yang strategis.” kata Sharif Benyamin, Director PT Summarecon Agung Tbk, melalui siaran pers yang diterima HousingEstate, Senin (3/12/2018).

Beryl Residence mengusung konsep arsitektur rumah yang modern, ditawarkan dengan luas tanah mulai dari 87,5 m2 dengan harga mulai dari Rp800 juta hingga Rp1,7 miliar/unit. Sedangkan Jade Residence mengambil gaya klasik Eropa yang disesuaikan dengan selera, kebutuhan, dan iklim tropis. Ditawarkan dengan luas tanah mulai dari 144 m2 dengan harga Rp1,6-3,1 miliar.

Setiap klaster di SMM akan diberikan fasilitas pendukung yang eksklusif mulai dari swimming pool, club house, children playground dan keamanan 24 jam oleh security, jalan lingkungan lebar dan dikelola town management yang profesional. Selain fasilitas hunian, nantinya SMM juga akan menghadirkan fasilitas mall, perkantoran, apartemen, hotel, sekolah, universitas, FnB center, bursa mobil, pusat perkulakan dan dormitory di kawasannya.