HousingEstate, Jakarta - Proyek apartemen K2 Park di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, yang sempat mangkrak dan akan digugat konsumennya akhirnya mendapatkan suntikan dana, setelah  Nantong Double Great Group (NDGG) asal China mengakuisisi 51 persen saham perusahaan developernya PT Prioritas Land Indonesia (PLI). . Sisa 49 persen tetap dimiliki PLI.

Terakit hal itu nama K2 Park juga berganti nama menjadi Double Great Residence (DGR) dan sudah memulai pembangunannya. Tahap pertama DGR akan dibangun tiga tower mencakup total 3.000 unit hunian dengan investasi Rp800 miliar. Proyek juga akan dilengkapi fasilitas Universitas Esa Unggul.

“Dengan bergabungnya Universitas Esa Unggul, proyek ini menjadi yang pertama di Serpong yang menggabungkan hunian berdampingan dengan kampus. Kami juga tengah menjajaki kampus lain untuk bergabung guna menjadikan tempat ini sebagai hunian edukatif bagi kaum milenial,” kata Marcellus Chandra, Direktur Utama PLI, melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (14/12/2018). Pembangunan pondasi proyek diharapkan selesai dalam setahun.

DGR sendiri nanti akan terdiri dari total enam tower 47 lantai (30-an unit/lantai) dengan tiga tower pertama yang mulai dibangun ini bisa diserahterimakan tahun 2022. Seiring dimulainya proses pembangunan, PLI kembali menggencarkan pemasaran proyek dengan aneka gimmick marketing. Misalnya, promo friendly until topping off berupa bebas depe dan langsung mencicil mulai dari Rp1,9 jutaan/bulan hingga topping off.

“Ada banyak faktor terkait lokasi dan fasilitas yang membuat kami makin confident dengan prospek proyek ini. Lokasi kami berada di antara (kota baru) Lippo Karawaci dan Gading Serpong, dikelilingi sekolah dan kampus ternama, fasilitas komersial, dan aksesibilitas yang mudah ke tol Jakarta-Merak dan Jakarta-Serpong,” tuturnya.