HousingEstate, Jakarta - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo akan menggelar pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) bertajuk “Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019” di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, 11-14 Maret 2019.

Menurut Ketua Umum HIMKI Soenoto, IFEX berhasil ikut mendorong pertumbuhan bisnis mebel dan kerajinan di Indonesia. “Banyaknya pembeli luar negeri yang hadir pada IFEX tahun lalu ikut meningkatkan permintaan mebel dan kerajinan Indonesia di pasar global. Kita memiliki keunikan desain berdasarkan budaya local, sehingga menjadi nilai jual tinggi di pasar internasional,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Untuk menyukseskan IFEX 2019, HIMKI melakukan roadshow ke berbagai daerah khususnya sentra-sentra mebel dan kerajinan. Roadshow ini merupakan upaya aktif mengajak pelaku industri mebel dan kerajinan menjadi lebih go international.

Roadshow dilakukan sejak November 2018 ke Bali, Cirebon, Jepara, Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Di tiap kota para pelaku industri menunjukkan antusiasme untuk ikut serta berpameran di IFEX 2019. Terlebih peserta akan mendapatkan kesempatan memperluas pangsa pasar ekspornya.

Soenoto menyatakan, ajang IFEX selalu mencatatkan nilai ekspor mebel yang terus meningkat. Semester pertama 2018 peningkatannya mencapai tig persen dibanding periode yang sama tahun 2017. Amerika masih menjadi tujuan utama ekspor mebel Indonesia selain Eropa dan negara Asia.

“IFEX 2019 akan diikuti lebih dari 500 peserta dari dalam dan luar negeri. Total luas ruang pameran mencapai 60 ribu m2 dengan target pengunjung 12 ribu orang. Ajang roadshow ini juga untuk menjaring masukan guna peningkatan pelayanan bagi peserta dan pengunjung,” jelasnya.