HousingEstate, Jakarta - Tinggal di rumah kecil memiliki tantangan tersendiri. Di dalam ruangan yang terbatas, kita harus mampu mengaturnya agar tetap memenuhi kenyamanan bagi seluruh penghuni. Desainer interior Ary Juwono, pemilik A2J Design, menyarankan pemilik hunian memperhatikan pemilihan warna dan penataan interior meliputi furnitur dan aksesorisnya serta area penyimpanan. Pengaturan yang cermat juga akan memudahkan kita dalam merawat rumah sehari-hari.

Aplikasikan perabot, perkakas dan dekorasi yang simpel minimalis dan multifungsi pada hunian mungil.

“Yang juga penting mengatur dan membiasakan budaya simpel, praktis. Simpan hanya barang yang memang diperlukan dan singkirkan sisanya. Kalau semuanya disimpan di rumah, kita nggak bakalan bisa rapi,” ujar Ary. Berikut tips penataan hunian mungil seluas 34,15 m2 di apartemen Prajawangsa City, Jakarta Timur, besutan Synthesis Development, yang dirancang A2J Design.

Warna Terang

Gunakan warna yang terang tapi bukan kuning, merah, atau warna yang mencolok. Pilih warna netral seperti putih atau krem yang akan membuat tampilan ruang lebih lapang. Jika ingin menaruh partisi di ruang terbatas, gunakan material transparan seperti kaca bening.

Dekorasi Minimal

Jangan menggunakan unsur dekoratif yang berlebihan pada ruangan terbatas. Minimalkan jumlah aksesoris yang dipasang dan pilih bentuk ornamen dekorasi yang sederhana. Perawatan hunian sehari-hari juga lebih mudah jika dekorasinya minimal.

 
Cermin dan Perabot Multifungsi

Tips yang berlaku umum, penggunakan cermin selalu berhasil membuat kesan ruang menjadi lebih luas. Tidak perlu banyak, pilih salah satu sudut dinding yang akan diberi lapisan aksen cermin sebagai fokus perhatian.

Pilih atau buat perabot sesimpel mungkin, dan kalau memungkinkan memiliki fungsi ganda. Pembuatan meja makan misalnya, bisa disiasati menyambung dengan meja dapur sehingga lebih efisien dan terlihat kompak. Pemeliharaan meja juga akan makin gampang jika menggunakan material yang sejenis.

 

Tempat Penyimpanan Tersembunyi

Rumah kecil juga harus dirancang memiliki hidden storage atau tempat penyimpanan yang tidak terlihat langsung agar terkesan rapi. Pertimbangkan  memanfaatkan kolong sofa, kolong tempat tidur, dan area tersembunyi lainnya sebagai tempat penyimpanan.

Sortir aneka barang yang tidak dipakai setiap hari untuk disimpan dalam hidden storage. Meski tak terlihat, bersihkan kolongnya secara berkala agar debu dan kotoran tidak menumpuk pada laci-laci penyimpanan.