HousingEstate, Jakarta - Setelah sukses mengembangkan apartemen La Grande di Jalan Merdeka dan Tamansari Panoramic di Jalan Soekarno Hatta, PT Wika Realty Tbk awal November 2018 merilis apartemen baru Tamansari Kencana di atas lahan 1,5 ha di Jalan Sulaksana, Antapani, Kota Bandung. Dari Jalan Juanda, Merdeka, dan Wastu Kencana di pusat kota melalui Jalan Jakarta, apartemen bisa dicapai dalam 15-20 menit. Dari Jakarta dapat diakses lewat exit toll Pasteur atau Buah Batu. Dari rencana stasiun kereta ringan atau LRT Bandung di Jalan Jakarta, lokasi proyek hanya 200-an meter.

HUNIAN DIRANCANG BERKELANJUTAN MELALUI ENERGY SAVING, DAUR ULANG AIR, DAN APLIKASI SISTEM RUMAH PINTAR.

“Lokasi apartemen kami memang berada di Bandung Timur, tapi mudah diakses dari seluruh penjuru kota serta luar kota,” kata Atik Widianti, Manager Realty Tamansari Kencana. Proyek terdiri dari tiga tower berisi 1.600 unit hunian. Tower pertama menawarkan 479 unit tipe studio 30,07 m2 seharga Rp449 juta, 1 kamar tidur (KT) 45,36 m2 Rp676 juta, 2 KT 61,34 m2 Rp912 juta, dan 3 KT 108,85 Rp1,61 miliar. Hingga awal Desember unit terpesan di menara pertama disebut sudah 40 persen.

Green Property Awards 2018
APARTEMEN TAMANSARI KENCANA
Green Water Management

Selain terletak di lokasi yang bakal berkembang dengan LRT Bandung tidak lama lagi mulai dibangun, pemasarannya cukup bagus karena reputasi developer yang sukses mengembangkan dua apartemen itu ditambah dua perumahan (Tamansari Bukit Bandung dan Tamansari Manglayang) di Bandung. “Pertimbangan berikutnya karena pembangunannya mengusung konsep green,” jelas Atik.

Aplikasinya antara lain berupa pengolahan air limbah dari unit hunian menggunakan Sewage Treatment Plant (STP). Air hasil olahannya sebagian digunakan untuk menyiram tanaman, flushing kloset, baru kalau ada sisa dialirkan ke saluran kota. Apartemen juga dibangun dengan pola peletakan tower yang tidak saling menutupi sehingga sirkulasi udara ke setiap unitnya lebih maksimal, begitu pula pencahayaan alaminya. “Pola peletakan tower yang tidak simetris itu juga membuat penghuni dapat menikmati view menarik dari unit masing-masing ke Gunung Manglayang, Tangkuban Perahu, Patuha, pusat kota, dan lain-lain,” ujar Atik. Pemakaian listrik untuk penerangannya pun bisa irit.

Proyek menyediakan lagoon mengitari apartemen yang dilapisi ijuk dan batu koral, sehingga menyerapkan air ke dalam tanah. Developer juga membangun trek joging sepanjang satu kilometer mengitari apartemen. “Koefisien dasar bangunan (KDB) kami cukup rendah, 39 persen, sehingga kami bisa menyediakan taman yang cukup banyak untuk penghijauan sekaligus wahana interaksi penghuni,” ungkapnya. Karena sistem pengelolaan airnya yang cukup baik itu, Tamansari Kencana apartment memperoleh penghargaan Green Property Awards 2018 dari HousingEstate untuk kategori green water management.