HousingEstate, Jakarta - Dari jauh gedung perkantoran Citra Towers besutan Ciputra Group di Jl Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, tidak berbeda dengan menara perkantoran lain. Tapi, setelah berbincang dengan developernya, baru ketahuan gedung ini memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya saat dioperasikan nanti bangunannya dapat menghemat konsumsi listrik 27 persen dan air bersih 45 persen.

Citra Towers terdiri dari menara North dan South (28 lantai) plus satu mezanin serta podium ritel dan basement tiga lantai. Yang dibangun pertama tower North yang kuartal pertama 2019 sudah siap huni, menyusul podium ritel yang berfungsi menjadi jembatan dari North ke South tower. Podium ritel akan menjadi destinasi gaya hidup karena diisi bioskop, kafe dan resto, serta supermarket. Penyewa yang sudah siap masuk antara lain adalah jaringan bioskop XXI, Farmer Market, Snap Fitness, Sate Senayan, Bank BCA.

Gedung perkantoran dijual strata title. Setiap lantai dipecah menjadi 12 unit. Untuk meladeni generasi milenial yang membuka perusahaan star up, developer juga menyediakan Creative Office (Creo) yang satu lantainya dipecah menjadi 43-47 unit dengan ruang tunggu, resepsionis, dan ruang rapat sharing. Creo dijual mulai dari 18 m2. Harga jual unit Rp34 juta/m2 di luar PPN.

Green Property Awards 2018
CITRA TOWERS
Green Energy & Green Water Management

Menurut Michael Ade Suwanto, Sales and Marketing Deputy Manager Citra Towers, gedung bisa hemat listrik karena penggunaan AC-nya memakai sistem VRF. “Setiap unit memiliki outdoor sendiri sehingga AC dapat dioperasikan sesuai kebutuhan pemilik,” katanya. Dinding luar gedung memakai kaca yang sudah di-coating. Jadi, mampu meredam panas matahari ke dalam unit (45 OTTV glass heat reduction). Penerangan seluruh ruang kantor memakai lampu LED.

GEDUNG PERKANTORAN STRATA TITLE JUGA MENGAKOMODIR KEBUTUHAN RUANG PERUSAHAAN-PERUSAHAAN RINTISAN.

Sementara penghematan air bersih yang dipasok PDAM diperoleh dengan cara memanfaatkan air hujan. Air hujan dikumpulkan di bak penampungan di dalam tanah (ground tank), kemudian diolah di Sewage Treatment Plant (STP). Air hasil olahannya digunakan untuk flushing toilet dan menyiram tanaman. Begitu pula air limbah perkantoran, diolah di STP. “Dengan cara itu sudah kami hitung, setiap bulan akan bisa menghemat penggunaan air bersih hingga 45 persen,” ujarnya.

Citra Towers juga mengalokasikan 70 persen dari luas lahannya (1,7 ha) untuk ruang terbuka hijau. Koefisien dasar bangunan (KDB) yang dizinkan Pemprov DKI Jakarta hanya 30 persen. Developer juga membangun taman publik berupa sabuk hijau (green belt) selebar kavelingnya menghadap ke Jalan Benyamin Sueb. Konsumen mengapresiasi konsep green itu. Terbukri penjualan unit di tower North sudah mencapai 80 persen. Karena itu Citra Towers mendapat Green Property Awards 2018 kategori “green energy and green water management” dari majalah HousingEstate dan portal properti housingestate.id.