HousingEstate, Jakarta - PT Pollux Barelang Megasuperblok (PBM), pengembang superblok Meisterstadt Batam (9 ha) di Jalan Ahmad Yani, Batam Center, Pulau Batam, meneken perjanjian kerja sama pembiayaan pemilikan apartemen (KPA) dengan Bank BNI. PBM adalah perusahaaan pengembang kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk (PPI) dan keluarga besar mantan Presiden BJ Habibie.

“Meisterstadt Batam merupakan superblok terbesar dan pertama di Batam, dan saat ini digemari pasar bukan hanya dari Batam tapi juga Sumatera, Jawa, bahkan luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Dubai, dan lain-lain. Kerja sama pembiayaan dengan Bank BNI akan memberikan kemudahan kepada konsumen (membeli apartemen di Meisterstadt Batam),” kata Maikel Tanuwidjaya, Sales and Marketing Director PPI, saat acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Saat dilunucurkan tahun 2016 Meisterstadt Batam diklaim berhasil memasarkan dua tower apartemen (1.200 unit) dalam beberapa jam acara grand launching. Tahun 2017 penjualannya sedikit melambat, tahun 2018 kembali membaik dengan berhasil menjual 400-an unit.

Proyek akan dibangun dalam empat fase mencakup 11 tower apartemen, satu tower hotel, rumah sakit, dan 113 unit ruko yang disebut juga sudah terjual habis. Saat ini dibangun empat tower di atas mal dengan progres mencapai 60 persen. Serah terima perdana ditargetkan bisa dilakukan akhir tahun ini. Sementara mal akan beroperasi bulan Mei 2020. Proyek akan dikerjakan dalam waktu 10-12 tahun dengan total investasi mencapai Rp11 triliun.

General Manager Consumer Sales Distribution Bank BNI Hermita menambahkan, kerja sama dengan Pollux dan pengembang lain selalu dilakukan maksimal untuk melayani permintaan pembiayaan dari konsumen. Bank BNI tengah mengembangkan sistem aplikasi digital yang memungkinkan calon debitur mengajukan pembiayaan secara online.

“Nanti siapapun bisa mengajukan KPR dan KPA dari manapun untuk proyek di manapun di kota-kota Indonesia (yang bermitra dengan Bank BNI). Kami terus sosialisasikan kemudahan dengan sistem online itu kepada calon-calon nasabah potensial khususnya yang sudah memiliki payroll (pembayaran gaji melalui Bank BNI) dengan kami. Pembiayaan properti sangat potensial. Tahun lalu kenaikan kami mencapai double digit dengan total penyaluran Rp13 triliun. Tahun ini kami optimistis bisa tumbuh double digit lagi,” jelasnya.