HousingEstate, Jakarta - Pendatang baru produsen peralatan elektronik rumah tangga merek Beko asal Turki memahami kesulitan manusia dalam menerapkan kebiasaan untuk hidup lebih sehat. Faktor psikologis dan hukum perlawanan tubuh yang dinamakan inertia, berperan penting dalam perlawanan terhadap upaya mengubah gaya hidup itu. Beko melalui inisiasi Healthy Living Starter ingin memotivasi masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat. Piranti rumah tangga dipercaya dapat menjadi pendukungnya.

Masuk sejak tahun lalu ke pasar Indonesia melalui toko Electronic City, kini produk Beko juga dapat diperoleh secara online melalui Tokopedia. Sejumlah perangkat rumah tangga yang ditawarkan diklaim memiliki berbagai fitur untuk mendukung penerapan pola hidup lebih sehat. Di antaranya lemari es  dengan teknologi NeoFrost yang merupakan sistem pendingin ganda untuk menjaga kesegaran lebih lama, serta Everfresh+ berupakompartemen yang memiliki ventilasi khusus untuk menjaga kesegaran buah dan sayuran lebih lama hingga 30 hari tergantung jenisnya.

Untuk mesin cuci, Beko melengkapi dengan fitur daily xpress program setting untuk waktu cuci singkat hanya 14 menit. Juga program mencuci yang bisa membunuh alergan, serta bisa menghilangkan bulu-bulu hewan peliharaan dari pakaian. Beko juga memiliki aneka juicer dan blender untuk membuat jus buah yang tahan terhadap oksidasi. Ada juga produk penanak nasi (rice cooker) serbaguna yang memiliki fitur program memasak 5-15 menu. “Kita nggak butuh superfood. Cukup kembali ke gaya hidup sehat dengan memasak di rumah dengan makanan umbi-umbian yang direbus dalam rice cooker atau minum jus buah segar setiap hari,” kata Arlisa Ardhiani, Marketing & Product Manager Beko Appliance Indonesia dalam media briefing di Jakarta, akhir Januari lalu.

Pada acara itu Beko menghadirkan sejumlah pembicara, yakni pakar nutrisi Alvin Hartanto dan psikolog Vera Itabiliana. Alvin menjelaskan, sulitnya menerapkan kebiasaan baru dipengaruhi oleh inertia, suatu kecenderungan tubuh untuk mempertahankan kondisi stabil atau homeostasis yang berlaku juga saat menerapkan gaya hidup sehat.

Vera juga menyebutkan sejumlah faktor penghambat memulai kebiasaan baru termasuk hidup sehat, seperti psikis manusia yang belum siap dengan perubahan baru karena terbiasa hidup dengan kebiasaan yang telah tertanam lama. Untuk memantik motivasi membentuk kebiasaan hidup sehat, diperlukan lingkungan pendukung yang dapat diandalkan, antara lain dengan memanfaatkan peran peralatan rumah tangga.