HousingEstate, Jakarta - Perumahan Citra Indah City (1.200 ha) besutan Ciputra Group di Jalan Raya Jonggol-Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil membukukan penjualan rumah Rp320 miliar (sekitar 700-an unit) tahun 2018 lalu. Menurut Vivi Ribery, Marketing Manager Citra Indah City, capaian itu cukup lumayan di tengah bisnis properti yang masih lesu. Yang membuat perumahan di timur Jakarta ini tetap diminati, infrastrukturnya sangat bagus di kelasnya dan sudah banyak fasilitas komersial yang beroperasi.

“Kami juga melengkapi setiap klaster dengan taman-taman tematik, sehingga masuk ke kawasan ini ambience-nya langsung terasa nyaman. Yang jauh dari kantor begitu masuk kawasan, juga langsung merasakan kenyamanan. Makanya minat membeli masih cukup tinggi,” katanya saat mengantar redaksi housingestate.id melihat-lihat berbagai fasilitas di kawasan Citra Indah City akhir pekan lalu.

Saat ini perumahan berskala kota ini juga telah memiliki magnet baru, Citra Indah Fresh Market yang beroperasi sejak setahun lalu. Pasar dengan konsep modern ini dibangun dengan investasi Rp17 miliar, dilengkapi dengan taman bermain. Pasar ini juga menjadi halte feeder bus ke beberapa lokasi di Jakarta.

Selain pengembangan produk komersial dan berbagai fasilitas yang dibutuhkan  penghuni, skema cara bayar yang menarik juga diterapkan untuk memudahkan konsumen membeli rumah. Misalnya, kerja sama dengan perbankan untuk memberikan promosi bunga ringan mulai enam persenan per tahun selama jangka waktu tertentu.

Program bank itu didukung insentif yang diberikan developer, seperti pembebasan biaya KPR, administrasi bank, provisi, asuransi, notaris, dan akad kredit selama prosesnya tidak lebih dari dua bulan setelah booking. Dengan berbagai insentif itu, pengajuan KPR konsumen lebih mudah dan cepat karena cicilan rumah jadi ringan. Citra Indah City saat ini menawarkan rumah mulai tipe 22/60 seharga Rp165 juta hingga tipe 102/240 seharga Rp1,3 miliar.

“Rumah yang paling laku di sini tipe 22/90, 30/90, dan 36/90, tipe-tipe kecil karena depe-nya hanya lima persen. Hingga saat ini yang sudah kami bangun 24 ribu rumah di atas lahan 745 hektar. Sebanyak 22 ribu unit sudah diserah-terimakan. Targetnya tahun ini kami bisa meraih penjualan Rp302 miliar atau target optimistis Rp550 miliar,” tutur Vivi.