HousingEstate, Jakarta - Proyek superblok Meisterstadt di Jalan Ahmad Yani, Batam Center, Kota Batam, hasil pengembangan PT Pollux Barelang Megasuperblok (kolaborasi PT Pollux Properti Indonesia/PPI Tbk dan keluarga besar BJ Habibie/Pollux Habibie International), menggelar tutup atap (topping off) tower apartemen ketiga (A3). Tower ketiga ini bagian dari pengembangan fase pertama. Sebelumnya Januari dan Maret 2019 telah dilakukan topping off tower A1 dan A2.

“Hanya selisih beberapa bulan untuk penyelesaian konstruksi tiga tower apartemen merupakan komitmen kami membangun proyek ini sesuai jadwal. Wujud komitmen lainnya kami menggandeng mitra kerja yang bagus seperti kontraktor PT PP Tbk, elevator dan eskalator KONE, perusahaan asal Finlandia yang merupakan market leader industri elevator,” kata Po Sun Kok, Presiden Komisaris PPI, melalui siaran pers di Batam, Kamis (11/4/2019).

Maikel Tanuwidjaya, Sales and Marketing Director PPI menambahkan, dengan prosesi topping off tower A3, secara resmi mulai dipasarkan tower A5 yang merupakan tower keempat dengan menyediakan unit penthouse. Tower A5 masih bagian dari fase pertama yang merangkum 385 unit apartemen mulai tipe studio 24 m2, satu kamar tidur (KT) 49 m2, 2 KT 66 m2, hingga 3 KT 80 m2 seharga mulai dari Rp1,6 miliar/unit.

Tower ini lebih eksklusif. Tahap pertama kami pasarkan 88 unit dulu. Kami cukup confident produk ini juga akan diserap dengan baik, karena sejak dipasarkan bulan lalu peminatnya cukup banyak bahkan hingga oversubscribed. Hal ini juga tidak terlepas dari progres pembangunan proyek yang mulai terlihat,” jelasnya.

Meisterstadt Batam dikembangkan di atas lahan seluas 9 ha yang akan merangkum 11 bangunan tinggi, terdiri dari delapan tower apartemen (6.500 unit), hotel, rumah sakit internasional, mal, pertokoan, dan perkantoran 100 lantai. Nilai investasi proyek mencapai Rp11 triliun. Proyekg dikembangkan dengan visi menjadi integrated vertical city dengan konsep seperti di Jerman.

Fase pertama telah dipasarkan 1.575 unit apartemen dan 113 unit ruko. Tower A1 dan A2 telah sold out, tower A3 terjual 70 persen. Saat ini masih dipasarkan tipe 1 KT plus 42,5 m2 dan 2 KT 51,5 m2 seharga Rp400 juta-1,1 miliar/unit. Selain menyediakan hunian, proyek juga untuk menciptakan area komersial bertaraf internasional guna menunjang kegiatan free trade zone Asia di Kota Batam.