HousingEstate, Jakarta - Gapura Prima Group (GPG) akan meluncurkan tiga proyek baru tahun ini. Ketiganya proyek apartemen. Yaitu, di Pakuan (Bogor, Jawa Barat), Kamal Ring Road (Jakarta Barat), dan Bekasi (Jawa Barat). Hal itu diungkapkan Rudy Margono, Chief Executive Officer (CEO) GPG, kepada pers dalam acara penyerahan hadiah utama (grand prize) undian Gapura Prima Surprise di Hotel Ultima Horison Bhuvana, Jalan Raya Ciawi 487, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu (13/4/2019).

“Dua proyek di Pakuan dan Jakarta Barat saat ini dalam tahap perencanaan dan akan segera kita luncurkan. Yang di Bekasi akan dilansir resmi Juni mendatang,” katanya. Arvin D Iskandar, Managing Director GPG menambahkan, apartemen di Pakuan dan Jakarta Barat  kemungkinan diluncurkan Agustus 2019 menjelang terbentuknya pemerintahan baru. Apartemen di Pakuan berupa tiga menara low rise (bertingkat rendah) mencakup 120-130 unit di dua menara dan 200 unit di menara lainnya. Sedangkan apartemen di Jakarta Barat belum dirinci jumlah menara dan unitnya.

“Yang jelas lokasinya di outer ring road Puri (Kembangan, Jakarta Barat), di depan proyek properti terpadu Ciputra International,” ungkap Arvin. Sementara apartemen di Bekasi sudah mulai diperkenalkan dan membuka pendaftaran nomor urut pemesanan (NUP) awal April lalu. Proyek dikembangkan melalui PT Gapura Inti Utama di kawasan properti terpadu (mixed use) BTC City (4 ha) di Jalan HM Joyomartono, Kota Bekasi.

Apartemen yang disebut tower Costello (16 lantai/500 unit) itu merupakan menara kedua apartemen di mixed use yang menggabungkan trade mall, komplek ruko, rumah sakit, apartemen, dan lain-lain di satu kawasan itu. Menara pertamanya sudah jadi dan beroperasi dengan sebagian unit dioperasikan sebagai hotel oleh jaringan OYO. Yaitu, tower Montblanc (14 lantai/240 unit). Tipe unitnya studio 17–26 m2, satu kamar tidur (KT) 28,75 m2, dan 2 KT 52,82 m2. Harganya Rp11–12 juta/m2.

Total akan dikembangkan empat menara apartemen di kawasan. Tower Costello yang berada persis di samping Montblanc menawarkan hanya tipe studio 18 m2 (net 13–15 m2), karena menyasar kaum milenial baik bujangan maupun sudah berpasangan yang bekerja di berbagai kawasan industri di Bekasi. Harganya Rp10–11 juta/m2 atau mulai dari Rp160 jutaan/unit tunai.

Lokasi BTC City dekat dengan gerbang tol Bekasi Timur di jalan tol Jakarta-Cikampek, juga dengan bakal gerbang tol JORR 2 Cibitung-Tanjung Priuk, dan 250 meter dari depo kereta ringan atau light rail transit (LRT) Bekasi Timur-Cawang (Jakarta) yang segera beroperasi. “Dari BTC City, depo LRT itu bisa dicapai dengan berjalan kaki. Kami akan menyediakan jalur pejalan kaki dari BTC City ke depo itu. Pemkot Bekasi juga sudah berkomitmen membangun jembatan melintasi Kali Malang sebagai akses pejalan kaki ke depo tersebut,” jelas Rudy.

Ia menambahkan, dari BTC City ke stasiun Bekasi atau Tambun di jalur kereta komuter Jakarta–Cikarang juga hanya 15 menit perjalanan. Aksesnya dengan angkutan umum atau pribadi dari BTC City ke berbagai stasiun dan gerbang tol itu juga lancar dan mudah. Fasilitas publik di sekitarnya sudah lengkap selain di area BTC City sendiri termasuk pool Damri ke bandara dan jalur busway (Transjakarta). Costello akan mulai dibangun awal tahun 2020. Sejak berdiri 30 tahun lalu, GPG sudah mengembangkan 30 proyek perumahan, apartemen, hotel, vila, trade mall, dan lain-lain di berbagai kota di Jawa dan Bali.