HousingEstate, Jakarta - PT Waskita Karya Realty (Waskita Realty), anak perusahaan BUMN PT Waskita Karya Tbk, membukukan penjualan (pre sales) tahun 2018 sebesar Rp696 miliar. Pencapaian ini membuat laba bersih perusahaan naik dari Rp127,42 miliar tahun 2017 menjadi Rp168,462 miliar tahun lalu. Aset perusahaan juga naik siginifikan dari Rp3,09 triliun menjadi Rp4,29 triliun.

“Posisi keuangan dan struktur permodalan perusahaan masih cukup kuat karena dukungan dari induk usaha, menjadi salah satu kunci pengembangan perusahaan dalam menginisiasi proyek-proyek baru. Kami masih akan melakukan pengembangan bisnis yang berorientasi pada regular development, toll road city, railroad city, dan aero city,” kata Tukijo, Presiden Direktur Waskita Realty, melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Tahun 2018 kendati bisnis properti masih lesu, Waskita Realty masih cukup agresif mengembangkan proyek dan terus melakukan penetrasi pasar. Melalui anak perusahaannya beberapa proyek unggulan telah menjadi penopang seperti apartemen Solterra Place di Jakarta dan Nines Plaza & Residence di Serpong, Tangerang (Banten).

Waskita Realty juga berhasil menguasai land bank seluas 350 ha di Bekasi dan sinergi dengan anak-anak perusahaan BUMN lainnya melalui penyertaan modal pada PT Hotel Karya Indonesia. Penyelesaian konstruksi (topping off) juga berhasil dilakukan untuk proyek 88 Avenue Surabaya dan Yukata Suites di Serpong, Tangerang.

“Kami juga baru saja meluncurkan beberapa proyek baru untuk segmen hotel seperti Vasaka Bali dan pembangunan Teraskita Hotel Bandung dan Makassar. Ke depan pengembangan hotel dengan brand Teraskita akan merambah kota-kota lain, menjadi brand hotel kebanggaan Grup Waskita. Komitmen kami menciptakan produk real estat dan properti yang dapat diterima pasar baik end user (yang membeli properti untuk dihuni sendiri) maupun investor,” ujar Tukijo.