HousingEstate, Jakarta - PT Sayana Integra Properti (SIP), joint venture Daiwa House Industry dan JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development) dengan Trivo Group, berencana memasarkan tower kedua apartemen (Dahlia) di superblok Sakura Garden City (10 ha) di Jalan Bina Marga, Cipayung, Jakarta Timur. Hal itu dikatakan Senior Executive Officer Daiwa House Industry Nobuya Ichiki yang juga Chief Executive Officer (CEO) SIP kepada pers di lokasi proyek, Sabtu (27/4/2019), usai meresmikan beroperasi marketing gallery proyek itu. Ia didampingi Wakil Presdir SIP Robert Yapari yang juga Presdir Trivo Group.

Sebelumnya akhir Juli 2018, SIP sudah memulai pembangunan (ground breaking) menara pertama Cattleya (28 lantai/694 unit). “Saat ini menara Cattleya sudah terjual 80 persen. Pembangunannya sudah memasuki tahap pondasi dengan target serah terima . Kontraktornya kita tunjuk PT Total Bangun Persada untuk menjamin kualitas bangunannya. Total adalah kontraktor terbaik di Indonesia,” kata Nobuya. Pada hari yang sama dilakukan penandatanganan kontrak dengan Presdir Total Bangun Persada Janti Komadjaja.

Sedangkan material yang digunakan menggunakan produk berkualitas asal Jepang seperti Toto (sanitari), Asahimas (kaca), Daikin (AC), YKK (allumunium framework), dan Mitsubishi (lift dan elevator) yang seluruhnya sudah diproduksi di pabriknya di Indonesia. Sementara pengelolaan apartemen akan dilakukan Daiwa House Industry Ltd melalui anak peruasahaannya yang sudah berpengalaman mengelola apartemen di Jepang dan negara lain, Daiwa Life Next. SIP akan mengembangkan 12 menara apartemen strata atau kondominium di Sakura Garden City mencakup total 5.000 unit hunian dalam empat tahap pengembangan sepanjang 5-7 tahun sejak 2018.

Apartemen akan dilengkapi life style mall, hotel, menara perkantoran, ruko, area kuliner (F&B), dan lain-lain, didukung sistem pengolahan air bersih dan kotor ramah lingkungan. “Sekitar 60 persen area juga kami alokasikan untuk ruang terbuka hijau. Ada juga jalur joging dan bersepeda sepanjang 2,5 km, kolam renang, ruang kebugaran, dan lain-lain. Proyek juga akan menyediakan pedestrian yang ramah pejalan kaki,” ujar Ichiki.

Pembangunan empat menara pertama apartemen mencakup 2.200 unit hunian ditambah 90 unit ruko. Fase pertama dilansir dua menara Cattleya dan Dahlia. Tipe unit di Cattleya adalah studio seluas 29,9 m2, studio plus 36,5 m2, satu kamar tidur (KT) 49,4 m2, 2KT 66,4 m2, 3KT 92,7 m2, dan garden loft 93,6–176,5 m2. “Harga unitnya mulai dari Rp500 juta,” ungkapnya. Ia menyebut dengan kualitas pengembangan berstandar Jepang, harga itu lebih rendah dibanding unit di apartemen sekelas di Jakarta. Serah terima menara Cattleya ditargetkan awal 2021.

Daiwa House Industry adalah perusahaan pengembangn dan kontraktor di Jepang yang didirikan tahun 1955 dengan penjualan USD31 miliar tahun 2017. Sakura Garden City merupakan proyek pertamanya di Indonesia.