HousingEstate, Jakarta - Beroperasinya transportasi massal Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta awal April lalu, membuat beberapa proyek yang cukup dekat dengan depo/stasiun moda tersebut menjadi lebih bergairah. Salah satunya Synthesis Homes (4,7 ha/267 unit) yang dikembangkan Synthesis Development di Jalan Purnawarman, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, yang katanya berjarak sekitar 5 km dari depo MRT di Lebak Bulus.

Jalan Purnawarman disebut sebagai akses yang menghubungkan Jalan Juanda dengan Jalan Pondok Cabe di Ciputat. Kawasan sudah padat dengan perumahan menengah dan menengah atas. Menurut Andreas Pangaribuan, Sales & Marketing Manager Synthesis Homes, proyek tadinya akan akan diluncurkan semester kedua tahun ini. Namun beroperasinya MRT awal April lalu membuat minat konsumen meningkat.

“Setiap proyek wajib disosialisasikan. Saat kami memasang umbul-umbul dengan mencantumkan kontak, yang berminat cukup banyak dan ini tidak terlepas dari beroperasinya MRT. Makanya proyek dipercepat launching-nya untuk mengambil momentum minat masyarakat yang tinggi tersebut,” katanya kepada housingestate.id saat memperkenalkan Synthesis Homes kepada media massa di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Yang juga mengangkat minat pasar, lokasi proyek dekat dengan koridor bisnis RA Kartini-TB Simatupang yang dibelah jalan tol JORR Pondok Pinang-Taman Mini, serta dengan kawasan elit Pondok Indah. Fasilitas publik di sekitarnya pun sudah sangat lengkap. Imron Rosyadi, GM Synthesis Development, yang juga hadir dalam acara itu menambahkan, faktor  lain yang juga menaikkan minat pasar, harga rumah di Synthesis Homes kompetitif, antara Rp1-1,3 miliar per unit.

“Padahal, lokasi perumahan sudah sangat hidup dengan infrastruktur kawasan makin bagus, sehingga harga rumahnya rata-rata sudah di atas Rp1,5 miliar per unit,” ujarnya. Konsep pengembangan Synthesis Homes pun keren. Antara lain setiap rumah akan dilengkapi aplikasi smarthome dengan fitur dua CCTV serta sistem pengaturan lampu dan AC, club house luas, dan empat taman tematik (greenpark, edupark, sportpark, funpark). Desain dan tipe rumahnya modern simpel dan kompak berisi 3-4 kamar tidur yang cocok untuk pasangan muda.

Andreas menyebutkan, Synthesis Homes akan dikembangkan dalam tiga fase. Tahap pertama sebanyak 97 unit berupa rumah dua lantai tipe 73/60 berisi tiga kamar tidur dan 91/72 empat kamar tidur di atas tanah 6 x 10 m2 dan 6 x 12 m2. “Hingga saat ini rumah terpesan di tahap pertama sudah 50 persen. Kita dalam proses pembangunan utilitas, kantor marketing, dan rumah contoh,” katanya.