HousingEstate, Jakarta - PT Triniti Pilar Gemilang (Trinitiland) akan segera merambah Kota Batam mengembangkan proyek properti terpadu (mixed use) terbaru Marc’s Boulevard di Ocarina Batam, Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, di atas lahan 23 ha yang akan dikembangkan menjadi lima smart district terintegrasi dalam tiga fase.

Menurut Presiden Direktur Trinitiland Ishak Chandra, proyek dihadirkan untuk merespon perkembangan Kota Batam yang sangat pesat terkait populasi dan pertumbuhan eknominya. “Menurut survei Bank Indonesia (BI), Batam itu kota yang growing nomer satu di Indonesia disusul Lampung, Manado, dan Denpasar. Kita melihat ada potensi yang sangat besar. Makanya sangat confident, rencananya bulan Agustus tahun ini launching,” katanya kepada housingestate.id saat perayaan Triniti 10th Anniversary di Jakarta, Minggu (12/5/2019).

Batam, jelas Ishak, segmen konsumennya juga memiliki karakteristik tersendiri yang agak berbeda dibandingkan lokasi lain. Karena itu konsep pengembangan proyek menjadi lebih premium dengan tipikal gedung yang tidak tinggi (low rise) dan ukuran rata-rata unit yang lebih besar.

Tiap fase proyek akan dikerjakan selama 4-5 tahun. Tahap pertama dipasarkan apartemen yang dikonsep sebagai kondovila tipe studio 26 m2 seharga mulai dari Rp400 jutaan selain beberapa unit shophouse. Ini akan menjadi tipe yang paling murah karena rata-rata harga huniannya akan berkisar Rp1 miliaran. Dari 240 unit kondovila yang akan dipasarkan, Ishak menyebut sudah terpesan 50 unit.

Development value proyek ini bisa mencapai Rp5-7 triliun. Walaupun situasi bisnis properti lesu, selama bisa kita hadirkan proyek yang tepat dan dibutuhkan pasar, pasti tetap bisa jalan. Makanya kita terus prepare pengembangan proyek-proyek baru. Wilayah yang growing seperti survei BI akan kita sasar. Nantinya kita juga akan masuk ke Lampung seiring perkembangan di sana dengan adanya jalan tol baru,” ungkapnya.