HousingEstate, Jakarta - Summarecon Serpong (700 ha), salah satu proyek PT Summarecon Agung Tbk di Tangerang-Banten, menjawab permintaan konsumen properti menengah atas yang tinggi terhadap klaster perdana di kawasan terbaru Symphonia di kota baru itu. Pada penjualan perdana akhir 2017, klaster pertama Verdi terjual habis sebanyak 232 unit bersama dengan klaster kedua Vivaldi.

Tahun ini Summarecon Serpong kembali menawarkan unit tambahan di klaster Verdi sebanyak 64 unit. Penjualan dilakukan di Plaza Summarecon Serpong pekan lalu (14/5/2019) dan berhasil terpesan habis dalam tiga jam. Unit tambahan itu dijual dalam dua tipe 6 x 12 m2 dan 7 x 12 m2 dengan harga mulai dari Rp1,2 miliar/unit.

“Kondisi properti yang terlihat mulai membaik pasca Pemilu 2019 mendorong kami merilis unit tambahan di klaster Verdi. Respon positif juga kami dapatkan dari para pembeli sehingga tambahan unit ini kami rilis,“ kata Magdalena Juliati, Excecutive Director Summarecon Serpong, melalui siaran pers kepada HousingEstate akhir pekan lalu (15/5/2019).

Kawasan Symphonia (200 ha) mengusung hunian modern berkonsep hijau dengan tambahan teknologi panel surya dan smart home system pada setiap unit rumah. Kawasan ini dilengkapi Harmony Lake, jogging track, dan jalur sepeda untuk menyusuri kawasan dan danau, outdoor fitness, floating barbeque pavillion, dan kite flying track.

Hingga tahun 2019, Summarecon Serpong telah memasarkan lima klaster di kawasan Symphonia. Yaitu, Verdi, Vivaldi, Rossini, Mozart dan Martinez. Dua klaster perdana, klaster Verdi dan Vivaldi berada di lokasi premium Symphonia yang memiliki akses pemandangan ke arah danau. Klaster ini dirancang khusus dengan gaya arsitektur modern kontemporer, didukung dengan tata ruang bangunan dan penataan interior rumah yang memanfaatkan potensi pencahayaan dan sirkulasi udara alami.