HousingEstate, Jakarta - Pengembang Australia Crown Group yang dimiliki orang asal Indonesia Iwan Sunito, menawarkan apartemen premium griya tawang (penthouse) di Arc by Crown Group, di 161-165 Clarence Street di kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney, Australia. Proyek apartemen 220 unit ini dibuka sejak tahun 2018 dan memasarkan unit griya tawang di lantai 28 seharga Rp70 miliar/unit. Ini juga sekaligus memecahkan rekor harga unit apartemen termahal yang pernah dipasarkan Crown Group.

“Ini kesempatan sekali seumur hidup untuk bisa tinggal di alamat utama Sydney yang memiliki semua kemeriahan kotanya, mulai pusat perbelanjaan mewah, kuliner terbaik di depan pintu, dan lainsebagainya. Griya tawang ini dirancang bak kemewahan di Manhattan, seperti memiliki gaya hidup New York dengan alamat utama di Sydney,” kata Prisca Edwards, Direktur Penjualan Crown Group, melalui siaran pers dari Sydney, Jumat (24/5/2019).

Apartemen ini dirancang Koichi Takada Architects yang memiliki reputasi internasional. Unitnya memiliki tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, dan ruang tamu yang luas dengan pemandangan kota ke segala arah. Memiliki balkon yang dilengkapi dengan fitur air yang menenangkan.

Area dapur dan kamar mandinya dirancang sangat modern dengan peralatan dari Miele yang terkenal dengan produk sanitari, dan dapur dengan cita rasa desainer. Dilengkapi dengan home automitation, pendingin udara, taman atrium di tengah, fitur air di atap, dan lain-lain untuk mengusung tolok ukur baru terkait kemewahan sebuah unit apartemen.

Pemilik juga memiliki akses ke Horizon Lounge di puncak menara yang ekslusif. Di sini terdapat fasilitas barbeque, bar, kolam renang bergaya resort, jacuzi, fasilitas kebugaran, dan lain sebagainya. Penghuni juga akan dimudahkan untuk mendapatkan brand-brand mewah seperti butik Louis Vuitton yang hanya berjarak dua blok dari apartemen dan pusat perbelanjaan mewah lainnya.

“Menara hunian ini telah menjadi ikon global sejak dibuka tahun 2018 dan kerap mendapatkan penghargaan internasional. Fasadnya memiliki lengkungan eksterior batu bata rustic dan lengkungan putih seperti katedral yang menyelimuti ruang dan taman di puncak menara, dan telah menjadi ikon mencolok di langit Sydney,” beber Prisca.