HousingEstate, Jakarta - Artis penyanyi dan Wakil Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Bidang Komunikasi, Promosi, dan Pameran Ikang Fawzi ikut bicara mengenai rencana pemindahan ibukota. Menurut pria kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1959, ini perkara pemindahan ibukota dari Jakarta ke wilayah manapun di Indonesia merupakan hal mudah.

“Selama ini mau mindahin ibukota wacana doang dari zaman berapa presiden? Mau pindah tapi nggak pindah-pindah, padahal gampang aja kalau mau mindahin ibukota mah, tinggal minta izin ke bapakota, beres,” ujarnya berkelakar saat acara buka puasa bersama kalangan media di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Agak lebih serius, suami artis Marissa Haque yang bernama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi ini menyambung, pemindahan ibukota butuh semacam kepala badan tersendiri yang akan membawahi hal teknis proses pemindahan dari Jakarta ke wilayah lain di manapun nantinya. Kepala badan dibutuhkan agar proses pemindahan bisa lancar dan ada rujukan pimpinannya supaya jangan saling lempar karena urusannya melibatkan banyak instansi.

Kemudian, pemerintah juga harus menggunakan seluruh power-nya untuk mem-plot terkait berapa luas wilayah ibukota baru tersebut nantinya. Misalnya, dibutuhkan area seluas 10.000 ha, itu harus segera di-plot dan dibuat skema-skemanya terkait tata ruang, peruntukan, hingga jenjang harga jual tanahnya. Seluruh tanah tersebut juga harus sudah bebas sehingga yang berkepentingan bisa langsung membeli sesuai peruntukan dengan harga yang pasti dan transparan.

“Untuk kepala badan yang akan memimpin perpindahan ibukota ini juga saya rasa nggak bisa dijabat orang pemerintahan. Harus dari kalangan swasta yang paham bisnis dan tajam analisisnya, baru ibukota baru itu bisa keren. Kalangan pengembang oke kan untuk jadi pemimpin perpindahan ibukota?” katanya lagi sambil bercanda.