HousingEstate, Jakarta - Arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin, memberikan penjelasan mengenai tampilan sebuah desain yang bukan hanya harus bagus dan baik, tapi juga responsible (bertanggung jawab). Bertanggung jawab karena setiap karya yang dihasilkan seorang arsitek akan memberikan dampak yang panjang hari ini dan ke depan baik tampilan maupun fungsinya.

“Jadi, sebuah desain yang berdasarkan kriteria sudah perfect, itu tidak bisa hanya tampil bagus tapi harus dipikirkan juga akibatnya dalam jangka panjang (terhadap lingkungan). Yang juga penting adalah karakteristik atau identitasnya terkait lokalitas desain yang kita buat,” katanya saat berbicara sebagai juri ajang “Kohler Bold Design Awards 2019” (KBDA) yang diselenggarakan Kohler, produsen saniter dan kitchen set premium, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pria bernama lengkap Isandra Matin Ahmad, arsitek lulusan Universitas Katolik Parahyangan Bandung (1988) ini, menambahkan, banyaknya ajang kompetisi desain berskala lokal dan internasional sangat bagus sebagai media untuk terus meningkatkan kapasitas desainer dan arsitek terhadap sebuah karya. Aang, panggilan akrabnya, menyebut setiap karya juga seharusnya ada packaging kekiniannya.

Pada akhirnya desain juga sangat penting selain fungsinya. Falasafah ini telah tertanam pada ayah tiga anak ini sejak masih muda. Aang yang belum lama ini meraih penghargaan pada ajang arsitektur dunia 2018 Venice Architecture Biennale (VAB) di Austria, untuk karyanya bertajuk “Elevation” berupa struktur anyaman yang di dalamnya berisi sejumlah bentuk atap tradisional Indonesia, juga menyebut ajang kompetisi bisa mendorong arsitek untuk terus meningkatkan kapasitasnya dalam berkarya.

“Ajang lomba terkait desain, terlebih dengan juri internasional, akan membuat kita para desainer dan arsitek terus terpacu meningkatkan level kapasitas. Ajang lomba ini akan membuat kita terus berlomba menghasilkan desain-desain yang lebih baik dan akhirnya menambah entry (kontribusi) kita terhadap desain yang bagus,” jelasnya.