HousingEstate, Jakarta - Perempuan kelahiran Jakarta, 18 Juni, ini penuh prestasi. Bukan hanya di sekolah tapi juga di dunia kerja. Sejak SD sampai SMA, putri dari ayah ilmuwan BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan ibu master ahli gizi ini selalu juara. Bahkan, saat lulus dari SMAN 70 Bulungan, Jakarta, tahun 1994, Miranda menjadi juara umum III se-SMA favorit itu dan juara umum II untuk jurusan A1. Sedangkan di kelas, dia selalu juara satu.

“Saya jadi salah satu dari tiga siswa SMA 70 yang masuk UI lewat jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) tahun 1994,” kata ibu satu anak remaja ini. Selama kuliah di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UI, prestasinya tidak surut. Saat lulus tahun 1998, ia mendapat penghargaan sebagai “Mahasiswa Terbaik 10% Jurusan Arsitektur”. Ia juga lulus dari Program Magister Manajemen UI tahun 2018 dengan predikat cum laude.

Di dunia kerja pun Miranda mencatat prestasi tinggi. Tahun 2000 ia masuk ke PT Alexindo, produsen profil alumunium ekstrusi besar di Indonesia, sebagai pemasar (project coordinator). Profil alumunium lazim digunakan untuk kusen pintu dan jendela, curtain wall, rolling door, louvre, lemari pajang (show case), sistem paritisi ruangan dan rangka plafon, sampai foot step dan roof-rack pada mobil, karoseri boks mobil, office workstation, heat sink, dan lampu jalan.

Bersama jajaran profesional lain, Miranda berhasil meningkatkan penjualan Alexindo sehingga kapasitas produksinya melesat Kalau tahun 2000 baru punya beberapa mesin ekstrusi, kini sudah 10 mesin canggih berkapasitas lebih dari 27.000 metrik ton/tahun. “Mesin press kita terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara yang dapat memproduksi billet hingga ukuran 12 inch. Pabrik kita juga dilengkapi fasilitas finishing anodizing dan coloring dengan teknologi dari Italia dan AS,” kata perempuan cantik yang awet muda ini.

Jangan heran manajemen Alexindo senang dan Miranda betah bekerja di perusahaan yang punya pabrik di Bekasi dan Subang itu. “Saya betah di Alexindo juga karena kerjanya cocok dengan kuliah saya, banyak berhubungan dengan soal desain interior dan arsitektur,” katanya. Saat ini ia menjadi Deputi General Manager Alexindo yang menangani semua hal terkait produk.