HousingEstate, Jakarta - Greenwoods Group meneken kerja sama dengan PT Adhi Persada Gedung (APG/Adhi Karya Group) untuk membangun apartemen Puri 8 Residence (15.888 m2/3 menara/31-32 lantai) di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Jakarta Barat. Puri 8 Residence yang dikembangkan bersama Creed Group (Jepang) akan mengembangkan menara Himeri (400 unit), Edo (326 unit), dan Takeda (329 unit). Nilai kontrak pembangunan ketiga tower oleh APG mencapai Rp700 miliar.

“APG merupakan perusahaan yang tidak diragukan lagi. Sebelumnya kami juga telah bekerja sama dengan APG untuk pembangunan JP apartment di Bogor. Kami ingin konsumen bisa melihat progres yang baik dengan kecepatan yang terjamin untuk proyek-proyek yang kami kerjakan,” kata Okie Imanto, CEO Greenwoods Group, saat penandatanganan kerja sama dengan APG sekaligus pembiayaan kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan Bank BNI Syariah di lokasi proyek, Kamis (26/6/2019).

Apartemen Puri 8 Residence beserta aneka fasilitasnya dikembangkan dengan standar tinggi khas Negeri Sakura. Konsep dengan standar tinggi itu dirasa perlu untuk ikut meningkatkan kawasan Duri Kosambi yang perlu terus diperbaharui tata ruangnya.

Tipe unitnya mulai dari studio 25,3 m2, satu kamar tidur (KT) 38 m2, dan 2-3 KT 51 m2 seharga Rp400-900 jutaan/unit. Saat ini penjualan tower pertama disebut sudah mencapai 25 persen. Dengan ditandatanganinya kerja sama dengan kontraktor ini, pemasaran proyek akan dipercepat.

 

KPA BNI Syariah

Selain dengan APG, kerja sama juga dilakukan dengan Bank BNI Syariah yang akan memberikan berbagai promo khusus untuk konsumen. Antara lain bebas biaya administrasi, biaya provisi, biaya appraisal/taksasi, dan pinalti/denda, serta kepastian cicilan tetap dengan tenor hingga 20 tahun.

Lokasi Puri 8 Residence diapit beberapa kawasan perumahan eksisting seperti Green Lake City, Taman Semanan, dan Taman Kosambi Baru. Lokasinya juga sangat dekat ke jalan tol lingkar luar Jakarta (JORR), distrik pusat bisnis atau CBD Jakarta Barat, dan fasilitas transportasi umum melalui stasiun dan terminal Kalideres. Tower pertama targetnya bisa diselesaikan akhir 2021 dan berlanjut secara bertahap konstruksi tower dua dan tiga.

“Proyek ini akan menjadi kawasan hunian yang nyaman, karena menyediakan ruang terbuka yang luas dan berbagai fasilitas lifestyle kekinian. Rasio parkirnya 1:2. Mana ada di Jakarta hunian di lokasi premium dengan berbagai fasilitas seperti itu ditawarkan seharga Rp400 juta,” ujar Okie.