HousingEstate, Jakarta - PT Jaya Real Property (JRP), pengembang kawasan mandiri Bintaro Jaya (2.321 ha) sejak 1979, siap membangun kawasan superblock mixed-use Bintaro Jaya Xchange (BXc) di atas lahan seluas 25 hektar. Pembangunan komplek komersial terpadu ini meliputi mal tahap kedua, hotel dan oceanarium yang berlokasi di dalam perluasan kawasan BXc yang semula luasnya 6 ha.

Seremoni ground breaking sebagai tanda dimulainya pembangunan superblock itu dilakukan Rabu (7/8/2019) di lokasi proyek di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, dihadiri Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan jajaran direksi JRP. Berada di Jalan Bulevar Bintaro Jaya, Bintaro Jaya Xchange dikonsepkan sebagai one stop entertainment.

Proyek senilai Rp1,25 triliun ini akan terbagi dalam mal seluas 85.000 m², hotel berbintang 4+ dengan 185 kamar dilengkapi ballroom berkapasitas 1.000 pengunjung, area parkir untuk lebih dari 1.000 kendaraan, taman interaktif seluas 2,2 ha, sertaunderground tunnel yang terkoneksi dengan stasiun kereta komuter di Jurangmangu, serta feeder bus untuk memperkuat konsep transit oriented development (TOD)-nya.

Yang paling unik rencana pembangunan oceanarium berkapasitas 4,5 juta liter air dilengkapi dengan 36 display biota laut dan air tawar. Luas Oceanarium dua lantai itu mencapai 7.354 m2 atau hampir sama dengan luasan Sea World di Dufan Ancol, Jakarta Utara, yang juga dibesut Jaya Group. “Kami merasa antusias dapat segera merealisasikan kawasan superblock mixed-use di lokasi yang sangat strategis dan memiliki fasilitas lengkap ini. Prosesi ground breaking menjadi penanda keseriusan kami  memulai pembangunannya dengan target rampung tahun 2021,” kata Direktur Utama JRP Trisna Muliadi.