HousingEstate, Jakarta - The Lana, proyek apartemen menengah atas di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan-Banten, milik pengembang Brewin Mesa asal Singapura, mempercepat penyelesaian proyek dan serah terima yang ditargetkan akhir tahun 2020. Saat ini pembangunan telah mencapai lantai dua dari bangunan podium.

The Lana terdiri dari dua menara yang dirancang masing-masing setinggi 37 lantai  termasuk enam lantai parkir dan satu level basement. Kedua menara dirancang ramping dengan orientasi dan jarak sedemikian rupa agar setiap kamar mendapatkan jendela, sehingga penghuni bisa mendapatkan cahaya alami dan seluruh unit mendapatkan pemandangan yang sebaik mungkin.

Fasilitas infinity pool sepanjang 40 meter dan fitur landscape berada di puncak bangunan podium yang menyatukan kedua menara. Brewin Mesa menunjuk China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) sebagai kontraktor utama untuk membangun The Lana. Selain itu juga menggandeng konsultan struktural lokal Davy Sukamta & Partners untuk memastikan keamanan struktur bangunan. Arsitek The Lana adalah Andrew Bromberg, Global Design Director of Aedas, salah satu arsitek terbesar dan terkemuka di dunia.

“Brewin Mesa berkomitmen penuh menghadirkan proyek apartemen yang dirancang dengan baik dan berkualitas tinggi, yang menawarkan spesifikasi dan material mewah, unit yang didesain inovatif, dan memiliki tata letak apartemen yang efisien namun fungsional,” ujar Bill Cheng, Direktur Utama PT Brewin Mesa Sutera saat konferensi pers di The Lana Marketing Gallery di lokasi proyek, Kamis (15/8/2019).

Seluruh elemen struktur sudah dirancang mengikuti aturan SNI yang berlaku, dengan mempertimbangkan segi kekuatan struktur gedung, segi pembangunan dan juga sejalan dengan konsep rancangan arsitektur. Faktor pengaruh gempa sudah diperhitungkan, dan bahkan juga pengaruh angin terhadap kenyamanan dan keamanan penghuni. Gedung The Lana  berdiri di atas fondasi tiang bor dalam untuk menjamin keamanannya.

“Spesifikasi yang kami susun membuat kontraktor harus mengikuti persyaratan teknis dengan toleransi ketat. Semua kemewahan ini dibangun dengan standar keamanan dan kualitas tinggi,” kata Davy Sukamta. Bagi CSECEC The Lana merupakan proyek apartemen pertama yang dikerjakan di Indonesia. Sebelumnya, CSECEC membangun beberapa kantor grade-A di Jakarta salah satunya Indonesia One.

“Kami sangat selektif dalam memilih pengembang yang akan bekerja sama. Kami sangat antusias dan yakin dapat membantu Brewin Mesa mencapai visinya menjadi pengembang residensial paling ikonik dan high-end di Jabodetabek,” kata Steven Lee, Direktur Utama PT China State Construction Overseas Development Shanghai (CSCODS), anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Salah satu teknologi  yang diusung adalah aplikasi bekisting aluminium atau aluminium formwork impor dan sistem Quality Assurance / Quality Control (QA/QC).  Bekisting aluminium diklaim dapat mempercepat pembangunan hingga 30% dibanding bahan konvensional, lebih rapi dan bersih, ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali untuk proyek lain.