HousingEstate, Jakarta - Tidak hanya seniman, produsen bahan bangunan pun makin banyak menjadikan pameran seni di mall sebagai salah satu cara mensosialisasikan produknya kepada konsumen. Pameran melibatkan para pekerja kreatif dengan bahan baku produk perusahaan yang jadi sponsor. Contoh teranyarnya Taco, produsen kayu laminasi atau high pressure laminates (HPL) yang menggelar pameran di mall kelas atas Senayan City, Jakarta, 17 – 25 Agustus 2019, bertajuk “Karya Kita” dengan tema Mosaic of Diversity. Sebelumnya produsen bahan bangunan serat alternatif Viro sudah lebih dulu melakukannya beberapa kali guna mengedukasi pasar tentang kehandalan produknya, berkoilaborasi dengan para seniman profesional.

Foto: dok. Taco

Pameran berupa instalasi seni karya para pekerja dunia kreatif seperti Art Dept Id (Amalia Wirjono, Byo), Kacapatris (Patricia Untario), Rinaldy A Yunardi, Sejauh Mata Memandang (Chitra Subyakto, Eko Bintang), Kolek  (Veronica Arviana, Jeffry Lamin Widjaja), Person A Person (Cempaka Surakusumah, Amelia Adysaputra), dan Ryan Tandya. “Melalui pameran ini kami ingin menginspirasi setiap orang, baik pekerja dunia kreatif maupun bukan untuk terus berkarya di industri kreatif. Dengan mendukung pertumbuhan industri kreatif, kami berharap juga bisa terus tumbuh bersama semua partner kami di industri ini,” kata Satria Utama, Corporate Vice President Marketing TACO Group, melalui siaran pers di Jakarta, akhir pekan lalu (Jumat 16/8/2019).

Sementara Halina, Leasing & Marketing Communications Director Senayan City, menyatakan, saat ini mal seperti Senayan City bukan hanya rumah bagi industri kreatif di bidang fashion tapi juga bidang lain seperti seni rupa, kriya, dan desain interior. Karya Kita menyajikan contoh kemungkinan, proses hingga hasil karya instalasi seni menggunakan produk Taco. “Pameran berdasarkan pada prinsip pecahan yang beraneka ragam, yang kemudian menjadi satu kesatuan yang kuat, menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Felix Tjahyadi, Exhibition Director dan Scenographer Pameran. Instalasi utama berdiri sepanjang 35 meter, tinggi 18 meter.

 

Secara keseluruhan terdapat lima area dalam pameran mewakili bidang kreatif berbeda. Antara lain, instalasi utama, area Art Dept Id, area Laut Kita kolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang, area kolaborasi Taco dengan seniman dan desainer lain, dan area Person A Person. Art Dept Id berkolaborasi dengan Tommy (Byo) dan Patricia (Kacapatris) membuat merchandise yang dapat dimiliki pengunjung.

Foto: dok. Taco

Pameran juga menjadikan seni sebagai sarana mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, seperti ditunjukkan karya Sejauh Mata Memandang (SMM) dalam area Laut Kita yang mengampanyekan “stop penggunaan plastik sekali pakai”. Chitra Subyakto, Founder and Creative Director SMM, menyatakan, SMM mencoba memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi menjaga kelestarian laut kita.