HousingEstate, Jakarta - Bersamaan dengan perayaan ulang tahun Republik Indonesia ke-74, PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk, menggelar acara tutup atap (topping off) sebagai penanda telah selesainya konstruksi tower pertama apartemen Royal Sentul Park (RSP). Dibangun di atas lahan seluas 14,8 Ha, di Jalan Raya Sentul, Kadumanggu, Kabupaten Bogor, RSP merupakan proyek hunian terpadu dengan konsep transit oriented development (TOD) karena terintegrasi dengan jalur kereta ringan light rail transit (LRT) Jabodetabek yang dibangun Adhi Karya. RSP berada di jalur LRT Cibubur-Bogor.

Menurut Project Director RSP Nanang Safrudin Salim, topping off apartemen menunjukkan progres yang sangat baik dari pengerjaan proyek yang mulai dibangun (ground breaking) sejak pertengahan tahun 2017. “Ini akan menjadi proyek properti terpadu (mixed-use) pertama yang terintegrasi transportasi massal di kawasan. Masyarakat bisa melihat progres proyek yang sangat baik hingga nanti tahap serah terima yang akan dimulai pertengahan tahun 2020,” katanya melalui siaran pers di Bogor, Senin (19/8/2019).

RSP dengan total investasi mencapai Rp12,2 triliun akan terdiri dari delapan tower apartemen mencakup 10 ribuan unit hunian, dua tower perkantoran, tower rumah sakit, universitas, dan lain-lain. Tower pertama apartemen ini merupakan bagian dari pengembangan tahap pertama dengan investasi Rp2 triliun yang juga mencakup fasilitas komersial seluas 147.121 m2 terdiri dari lifestyle mall, shopping arcade, culinary street, thematic shop house, community plaza, dan lain sebagainya.

Royal Sentul Park

Pengembangan konsep TOD salah satunya diwujudkan dengan membuat green connectivity di second ground floor yang memisahkan jalur pejalan kaki dan pengguna sepeda dengan kendaraan bermotor, selain jalur langsung ke stasiun LRT. Project Marketing Manager Royal Sentul Park Annisa Rizky Fadlillah menambahkan, selanjutnya RSP akan melakukan proses finishing arsitektur terhadap apartemen itu. “Kami juga membuat real unit di lantai delapan sehingga konsumen bisa melihat gambaran utuh bentuk unitnya, termasuk view-nya,” katanya.

Tower pertama apartemen RSP diklaim sudah terjual 900-an unit. Tipe unitnya studio seluas 22,7 m2 seharga Rp407 juta, satu kamar tidur (KT) 35,5 m2 Rp600 jutaan, dan 2KT50 m2 mulai dari Rp800 jutaan dengan tipikal unit mayoritas tipe studio. Annisa menyebut seluruh tipe rata-rata harganya naik 20 persen sejak launching atau sekitar Rp100 jutaan untuk tipe studio. Targetnya penjualan tahun ini bisa mencapai 85 persen untuk kemudian dipasarkan tower kedua.