HousingEstate, Jakarta - PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), perusahaan hasil pengembangan bisnis PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, memulai pembangunan pabrik semen (mortar) baru di Narogong, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 2 ha itu akan berkapasitas 375 ribu ton per tahun.

“Sebagai entitas yang merupakan bagian dari Semen Indonesia, MKI akan menjalankan bisnis pada industri hilir semen untuk menangkap peluang dari pertumbuhan industri dan menjadi sumber pendapatan baru. Kami optimistis kapasitas 375 ribu ton mortar per tahun ini bisa memenuhi 12 persen pasar nasional, khususnya di wilayah Jawa-Bali. Terlebih dengan masifnya berbagai pengembangan proyek pembangunan gedung dan infrastruktur,” kata Fadjar Judisiawan, Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha Semen Indonesia, melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

MKI menggunakan sistem original equipment manufacturer (makloon) di pabriknya, di mana mortar dibeli dari perusahaan lain tanpa label. Hal ini sudah banyak diterapkan produsen mortar di Indonesia. Dengan sistem seperti ini MKI bisa berkonsentrasi mengembangkan berbagai inovasi dan menghasilkan produk melalui kontrol kualitas berstandar tinggi.

Komposisi produksi mortar terdiri dari semen, pasir, batu kapur (lime stone), dan perekat yang umumnya menggunakan pasir alam. MKI telah mengembangkan inovasi teknologi untuk mengolah batu kapur hasil penambangan untuk produksi semen konvensional milik Semen Indonesia sehingga bisa mengurangi penggunaan pasir alam.

“Dengan menggunakan pasir alam yang lebih sedikit, memberikan dampak yang lebih positif terhadap lingkungan. Ketergantungan kita semakin kecil pada batu alam sebagai bahan mentah. Selain itu kami juga memanfaatkan produksi semen konvensional milik Semen Indonesia untuk memenuhi komposisi produksi mortar, sehingga secara keseluruhan memberikan keuntungan melalui efisiensi bahan mentah yang digunakan,” jelas Fadjar.