HousingEstate, Jakarta - Pameran atau expo untuk properti masih menjadi salah satu andalan pengembang memasarkan proyek-proyeknya. Kendati diakui pameran properti yang kerap dilakukan belakangan lebih sepi pengunjung dari biasanya, expo tetap dilaksanakan dengan berbagai konsep dan pendekatan.

Salah satunya expo Rumahhokie Fair 2019 yang diselenggarakan portal Rumahhokie.com di Metropolitan Mal (MM), Jalan A Yani, pusat kota Bekasi, Jawa Barat, 11-22 September 2019. Menurut Patricia Irawati, GM Rumahhokie.com, expo tetap menjadi ajang yang paling efektif untuk memasarkan produk properti.

“Untuk itu expo harus dibuat lebih khusus. Seperti di ajang ini, yang kami hadirkan produk-produk yang ada di sekitaran (mal). Istilahnya kami expo tapi di ring satu dan di mal yang jadi destinasi utama warga Bekasi. Pengunjung pasti sudah memiliki informasi awal dan kedekatan dengan proyek yang dipamerkan karena memang ada di halaman mereka,” katanya kepada housingestate.id saat acara pembukaan Rumahhokie Fair 2019 di MM Bekasi, Rabu (11/9/2019).

Strategi lain untuk menarik pengunjung adalah memaksimalkan pengunjung portal Rumahhokie.com, sosialisasi di berbagai media mulai cetak, media sosial, billboard, dan lain sebagainya. Setiap peserta pameran juga diwajibkan mengeluarkann promo terbaiknya dan memberikan berbagai gimmick mulai dari voucher belanja hingga produk elektronik untuk setiap transaksi di ajang pameran.

Ia mengakui Rumahhokie Fair tidak didukung perbankan. Banyak bank yang segan ikut ajang seperti ini setelah melihat transaksi beberapa pameran di Jakarta sebelumnya yang sangat kecil. Namun, konsep pameran di ring satu seperti ini justru ditangkap developer. Pengembang dari wilayah Serpong, Tangerang, Banten, seperti Paramount tertarik menjadi peserta karena ingin memperluas pasar ke Bekasi. Perkembangan proyek infrastruktur yang sangat masif dan progresnya yang makin terlihat di Bekasi diyakini berdampak positif bagi pemasaran di wilayah sekitarnya.

Total ada 14 developer yang menjadi peserta pameran. Yaitu, Jababeka Residence, Summarecon Bekasi, Grand Wisata, Jade Tower, Jatiasih Central District, Tamansari Skyhive, Tamansari Urbansky, Kartika Residence, Green Avenue LRT City, Paramount Land, Chadstone Cikarang, Timah Properti, Lippo Cikarang, dan beberapa proyek Metropolitan Development (Metland) seperti Metland Menteng, Metland Tambung, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Cibitung, MGold Tower, dan Kaliana Apartment. Rumahhokie adalah subsidiary dari Metland.

Target penyelenggara setiap peserta bisa berjualan 3-5 unit selama pameran dengan rata-rata omzet Rp2 miliar/proyek. Produk yang ditampilkan juga menyesuaikan dengan pasar di Bekasi, seharga mulai dari Rp200 juta sampai maksimal Rp1,5 miliar.