HousingEstate, Jakarta - Bank CIMB Niaga merupakan salah satu bank nasional yang cukup agresif menggarap  pembiayaan properti (mortgage) seperti KPR dan KPA dengan mengusung berbagai program dan promo yang menarik. Menurut Heintje Mogi, Mortgage & Indirect Auto Business Head Bank CIMB Niaga, sektor properti digarap sangat serius karena potensinya sangat besar.

“Margin dari mortgage kita akui sangat tipis tapi kebutuhannya besar karena merupakani kebutuhan dasar masyarakat. Kita juga menerapkan strategi yang berbeda dan tidak lagi beriklan gede-gedean, tapi aktif terlibat di setiap ajang pameran dan komunitas supaya bisa lebih dekat dengan pasar,” katanya kepada housingestate.id di ajang Jakarta Properti Expo (JPex) 2019 yang diselenggarakan Asosiasi Real Estat Broker (Arebi) Jakarta di Jakarta beberapa waktu lalu.

Untuk itu, CIMB Niaga sangat aktif mengeluarkan ragam produk pembiayaan properti untuk bisa menyasar kebutuhan seluruh kalangan. Beberapa produk pembiayaan properti yang menjadi unggulan Bank CIMB Niaga antara lain untuk kalangan milenial adalah KPR Smart Rate, Extra Smart, Extra Bebas, dan sebagainya dengan tenor yang juga semakin panjang mencapai 30 tahun.

Untuk KPR dengan bunga tetap (fixed) saat ini sudah ada yang mencapai 10 tahun atau bunga berjenjang yang makin lama cicilanya justru semakin kecil. Misalnya, program Extra bebas yang memberikan bunga promo fixed selama 3 tahun 6,75 persen per tahun atau 8 persen per tahun fixed 5 tahun, kemudian menurun menjadi 6 dan 5 persen. Pada tahun ketujuh dikenakan bunga floating yang perhitungannya patokan suku bunga acuan Sertifikat Bank Indonesia+5 persen atau saat ini menjadi ekitar 11-12 persen.

Nasabah juga bisa mendapatkan bunga nol persen bila menyimpan dana sebesar 120 persen selama masa kontrak KPR-nya. Bila dihitung, total bunga yang dikenakan menjadi sebesar 8 persen selama tenor kredit. Dana ditahan ini juga tetap bisa diambil namun akan diperhitungkan ke bunga KPR-nya.

Dengan beragam produk dan promo KPR ini, Heintje menyebut Bank CIMB Niaga berhasil meningkatkan pertumbuhan dengan kenaikan mencapai 13,6 persen per Juli 2019. Penyalurannya hingga Agustus 2019 sudah mencapai Rp6,3 triliun dari target penyaluran pada tahun ini sebesar Rp10,5 triliun. Pencapaian tahun lalu sebesar Rp9,8 triliun dan hingga saat ini total portofolio outstanding KPR CIMB Niaga sudah mencapai Rp32,5 triliun.

“Jadi produk kita lengkap, mau fixed 3 tahun 6,75 persen sampai fixed 5 tahun 8 persen, bahkan hingga 10 tahun juga ada. Saat ini ticket size (rata-rata nilai pembiayaan) kami juga terus meningkat mencapai Rp900 juta (per debitur), kredit macet atau NPL sektor ini juga makin bagus sekarang di angka 2,3 persen. Kami juga aktif edukasi kepada anak-anak muda 20-an tahun supaya langsung memikirkan beli rumah setelah bekerja. Kami juga  sudah bekerja sama dengan 800 developer,” tuturrnya.