HousingEstate, Jakarta - PT Bhakti Agung Propertindo, Tbk., anggota DPD Himperra (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) DKI Jakarta  melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia,  Senin 16 September 2019. Ada 1,67  miliar saham atau sekitar 30 persen dari modal perusahaan  yang disetor penuh  yang dilepas ke pasar  dengan harga Rp150 per sahamnya. Dalam aksi korporasi emiten berkode BAPI ini  memperoleh dana segar Rp251 miliar. Menurut Agung Hadi Tjahjanto, Dirut PT Bhakti Agung Propertindo, Tbk. seperti dikutip  Berita Satu TV, dana tersebut 20 persen akan dipakai untuk membayar kredit konstruksi kepada Bank BTN dan 80 persen untuk menambah modal perusahaan menyelesaikan pembangunan apartemen dan hotel.

Saat ini developer sedang mengembangkan proyek properti Green Cleosa Apartment and Condotel   di Jl Raden Patah, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.  Adapun progress pembangunannya saat ini satu  menara  apartemen sudah memasuki tahap finishing. Di lokasi yang sama developer juga akan membangun Hotel Horison dan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Ditarget keseluruhan akan selesai dalam 3-4 tahun yang akan datang.

PT Bhakti Agung Propertindo, Tbk. yang sahamnya dimiliki oleh PT Graha Agung propertindo (57,5 persen) dan PT Nugraha Prima Griyatama (42,5 persen) ini per 28 Februari 2019 memiliki total ekuitas Rp190,6 miliar, sedangkan total asset dan lealibilitas masing-masing sebesar Rp280,24 miliar dan Rp89,55 miliar. Dalam pelepasan saham ini  MNC Sekuritas dan NH Korindo Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, dan penjamin emisi  Valbury . “Dengan adanya IPO (Initial Public Offering) ini tentunya kredibilitas perusahaan kami akan meningkat, sehingga harapan kami penjualannya  akan semakin baik, dan ke depannya akan terus berkembang,” katanya.