HousingEstate, Jakarta - Setelah pengembangan tahap pertama sold out, PT Perdana Gapura Prima Tbk, developer perumahan Bukit Cimanggu City (200 ha) di Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, di jalur tol Bogor Outer Ring Road (BORR), medio September melepas klaster Savana Ardea tahap dua. Lokasinya di kawasan depan perumahan yang sudah dihuni 6.000 KK dilengkapi fasilitas komersial, rekreasi, serta apartemen, dan hotel itu. Klaster Savana mencakup lahan seluas 14 hektar yang dibagi menjadi Savana Buteo (6 ha) dan Savana Ardea (8 ha/250 unit).

Peresmian peluncuran Savana Ardea tahap dua dilakukan di lokasi proyek akhir pekan lalu (28/9/2019), oleh Chairman Gapura Prima Group (GPG) Rudy Margono, Direktur Utama GPG Arvin Iskandar, Direktur Rudy Kurniawan, jajaran pimpinan GPG lain, serta pimpinan Bank BNI yang mendukung pembiayaan pemilikannya.

Rumah yang ditawarkan sama dengan di Savana Ardea tahap satu dan Savana Buteo, tipe 36/90 dan 45/90 seharga Rp600 jutaan sampai Rp700 jutaan/unit. Sebanyak 150 rumah di Savana Ardea tahap pertama sudah habis.

Lokasi Savana Ardea yang berada di kawasan depan perumahan dilingkungi banyak fasilitas, dan harga yang terbilang kompetitif untuk ukuran kawasan yang sudah sangat berkembang dan mudah diakses dari Jakarta, membuat banyak konsumen tertarik. Jalan tol BORR terkoneksi dengan tol Jagorawi melalui gerbang tol Sentul Selatan dan kelak juga dengan tol Desari atau Antasari (Jakarta)-Depok-Bojong Gede yang sedang dibangun.

“Jadi, nanti dari perumahan ini ke stasiun LRT di Sentul Selatan juga mudah,” kata Rudy melalui rilis di Bogor akhir pekan lalu (28/9/2019). LRT Jabodetabek rute Cibubur-Bogor melintasi jalur tol Jagorawi. Pasar apartemen yang masih payah mendorong GPG melansir perumahan tapak dan bukan apartemen, kendati posisi klaster di areal depan perumahan.

Pembangunan tahap perrtama dimulai Oktober 2018, disusul tahap kedua September 2019 sebanyak 280 unit, dan tahap ketiga Mei 2020 sebanyak 120 unit. “Secara keseluruhan semua rumah di klaster Savana akan diserahterimakan mulai April 2020,” ungkap Arvin. Untuk mendukung pembeliannya, GPG menggandeng Bank BNI yang memberikan bunga promo KPR 4,75 persen tahun pertama, 6,75 persen tahun kedua, dan 8,25 persen tahun ketiga. Setelah itu bunganya mengikuti bunga efektif floating yang di Bank BNI saat ini tercatat 12-13 persen per tahun.

Dari 200 hektar lahan Bukit Cimanggu City, 160 hektar sudah dikembangkan. Proyek akan dikembangkan lagi hingga 100 hektar di luar stok lahan yang belum dikembangkan di proyek eksisting seluas 40 ha itu.