HousingEstate, Jakarta - Traveloka, platform pemesanan produk dan layanan perjalanan, gaya hidup, dan keuangan berbasis digital, memperkenalkan produk akomodasi terbaru Vila dan Apartemen. Sejak tersedia dua bulan lalu hingga saat ini, sebanyak lebih dari 240.000 vila dan apartemen baik di dalam negeri maupun luar negeri sudah masuk dalam list. Traveloka  juga  mencatat  lebih  dari  20 persen  konsumennya  merupakan pengguna baru Traveloka.

Peluncuran produk terbaru ini didorong oleh meningkatnya permintaan akomodasi alternatif seperti vila dan apartemen, yang mampu menawarkan fleksibilitas sekaligus kenyamanan setara hotel, terutama dari kalangan keluarga atau komunitas.

Riset Statista Global Consumer Survey 2018 menyebutkan, permintaan akomodasi alternatif makin meningkat hingga menginjak 24 persen secara global dan diprediksi akan terus berkembang. “Kami berharap inovasi ini makin mempermudah pengguna mencari pilihan akomodasi alternatif di berbagai destinasi perjalanan, sekaligus mendukung pengembangan bisnis mitra kami demi kemajuan industri pariwisata Indonesia,” kata John Safenson, Vice President Market Management, Accomodation Traveloka, dalam jumpa pers pers peluncuran Traveloka Vila & Apartemen itu di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Hariyanto, Asisten  Deputi  Strategi  dan  Komunikasi  Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang turut hadir dalam acara peluncuran produk, inisiatif Traveloka sejalan dengan visi Kemenpar dan Ekraf untuk mengembangkan sektor pariwisata nasional yang tercatat 12,6 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan pariwisata ASEAN yang 7,4 persen pada tahun 2018.

“Pilihan akomodasi vila dan apartemen ini menjanjikan harga yang lebih ekonomis untuk kapasitas yang lebih besar, baik untuk acara kumpul-kumpul maupun jalan-jalan,” tukas Shirley Lesmana,  Head of Marketing  Accommodation Traveloka.

Pemilik Vila Masada Village Puncak Brian Sutrisno yang bergabung dalam platform, keikutsertaannya di Traveloka memudahkan pemasaran propertinya ke pasar yang lebih luas.

Sementara aktor dan figur publik penggemar traveling Nicholas Saputra mengaku, selama ini senang tinggal di vila atau apartemen dalam setiap perjalanan daripada di hotel.

“Saya selalu mencari pengalaman otentik yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal di tempat yang saya tuju. Kalau menginap di hotel tentu akan biasa saja pengalamannya. Beda kalau tinggal di vila yang memiliki kekhasan gaya hidup setempat,” katanya dalam acara yang sama.