Indonesia Property Expo

Indonesia Property Expo

HousingEstate, Jakarta - Selama pameran Bank BTN menawarkan program bunga murah, bebas biaya administrasi, diskon hingga Rp500 juta, persetujuan KPR dalam satu hari, dan tenor kredit hingga 25 tahun

PT Ad-house Indonesia Cipta bekerjasama dengan DPD REI DKI Jakarta kembali menggelar pameran Indonesia Properti Expo yang berlangsung mulai 24 Agustus hingga 1 September 2013 di Hall A Jakarta Covention Center (JCC) , Senayan, Jakarta Pusat. Pameran dibuka oleh ketua DPD REI DKI Jakarta Rudy Margono.

Indonesia Properti Expo adalah pameran properti pertama pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pameran diikuti oleh 40 pengembang yang menawarkan hampir 200 proyek properti mulai dari rumah tapak sederhana sehat yang dapat dibeli dengan KPR BTN Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sampai rumah menengah-atas dan mewah, ruko, apartemen, kondotel, dan villa atau resort.

Proyek yang dipasarkan tidak hanya berlokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), tapi juga di berbagai kota di Tanah Air, seperti Medan, Pulau Bintan, Lampung, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Samarinda, Balikpapan, Manado dan Kendari.

Melihat banyaknya properti yang dipasarkan, dan penyebaran lokasinya yang sangat luas, pihak menyelenggara mengajak masyarakat luas untuk memaksimalkan Indonesia Properti Expo ini dengan meminta penjelasan setiap properti yang dipasarkan selengkap-lengkapnya ke para developernya agar ke depannya dapat membeli properti yang tepat.

Sampai sekarang investasi di bidang properti adalah investasi yang paling aman dan menguntungkan. “Kenaikan harga properti setiap tahun melebihi bunga deposito atau investassi dalam bentuk lain seperti emas dan saham,” ujar Soedirman Zakaria, First Commissionaire PT Ad-house Indonesia Cipta di sela- sela pembukaan pameran tersebut.

Momen tepat beli properti

Menurut Rudi Margono saat ini adalah momentum yang tepat untuk membeli properti. Pasalnya, pasca kenaikan harga BBM pertengahan Juli 2013 banyak developer melakukan penyesuaian harga setiap bulan sebagai respon terhadap kenaikan berbagai jenis material mulai dari besi, semen, bata, pasir, cat, genteng, rangka atap, dan keramik. Termasuk upah tukang juga naik setelah pemerintah menaikkan Upah Minimum Regional (UMR).

Penyesuaian harga tersebut diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun. “Oleh karena itu sekarang adalah momentum yang tepat membeli properti agar terhindar dari kenaikan harga tiap bulan itu,” ujar Rudy. Apalagi selama pameran Bank BTN sebagai sponsor menawarkan program bunga murah, bebas biaya administrasi, diskon harga hingga Rp500 juta, persetujuan KPR dalam satu hari (one day approval), dan tenor kredit hingga 25 tahun.

Ad-House menargetkan selama Indonesia Properti Expo akan dikunjungi oleh 80 ribu orang dengan jumlah transaksi Rp1 triliun atau meningkat 20 persen dibanding pameran yang sama pada September 2012. Sementara pada pameran BTN Properti Expo Februari 2013 yang juga diselenggarakan PT Ad-House Indonesia Cipta dikunjungi 180.000 orang, dengan jumlah transaksi Rp1,7 triliun. BTN Properti Expo akan digelar kembali pada 8-16 Februari 2014. [ADV]