HousingEstate, Jakarta - Housing-estate.com. Cirebon. Perhatian pemerintah terhadap Cirebon si kota udang untuk menjadi pusat kegiatan nasional dan kota metropolitan besar agaknya semakin dekat terwujud. Infrastruktur penunjang seperti jalan tol Cikampek-Palimanan dan Cileunyi-Sumedang-Dawuan akan segera dilanjutkan pembangunannya yang akan mempersingkat waktu tempuh perjalanan Bandung-Cirebon. Tercatat warga Bandung termasuk paling banyak melakukan perjalanan untuk bisnis dan berwisata kuliner ke Cirebon. “Jika jalan tol segera terwujud maka hanya butuh waktu satu jam perjalanan mobil dari Bandung ke Cirebon,” ujar Walikota Cirebon Ano Sutrisno.

Rencana pembangunan bandara internasional Kertajati di Majalengka juga termasuk salah satu upaya pemerintah untuk memajukan kotaCirebon, disamping adanya rencana untuk menambah luas wilayah kota yang saat ini tak lebih dari 40 km2 dengan pembentukan kota baru model reklamasi. Ano memroyeksikan pemekaran wilayah nanti dapat menekan harga tanah dan menarik banyak investor. Menurutnya harga lahan di  kotaCirebon saat ini sudah mahal. Contohnya di ruas Jl Siliwangi, dekat stasiun kotaCirebon, mencapai Rp10juta/m2 .Hadirnya kota baru nanti juga diproyeksikan akan menambah potensi kota ini.

Data pertumbuhan ekonomi Cirebon tahun 2013 menurut Ano Sutrisno mencapai 3,82 persen dengan sumbangan dari sektor perdagangan dan perhotelan sebesar 7,67 persen. Diyah