Rabu, Maret 18, 2026
HomeNewsDaerahPemkab Sumbawa Permudah Izin Prinsip Bagi Investor

Pemkab Sumbawa Permudah Izin Prinsip Bagi Investor

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat mempelopori kebijakan kemudahan pemberian izin prinsip bagi investor yang hendak menanamkan investasinya di wilayah Nusa Tengggara Barat.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPM-LH) Sumbawa Dirmawan di Sumbawa Besar, Kamis menyatakan, selama ini, untuk mendapatkan izin prinsip harus ke Pemerintah Pusat, dengan biaya yang cukup tinggi.

“Jika investor hendak menanamkan investasinya di daerah kami, diberikan kemudahan tanpa harus memperoleh izin dari pusat,” katanya di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Kamis.

Menurut Dirmawan, saat ini pihaknya sudah mengeluarkan dua buah izin prinsip kepada investor yang bergerak di sektor pertanian dan industri pertanian.

Izin pertama diberikan kepada PT Hanson Putra Samudra, yang bergerak di sektor peternakan dan pertanian, pada kegiatan usaha jagung, industri garam serta peternakan sapi yang terletak di Kecamatan Plampang.

Izin kedua diberikan pada PT Gereta Alam Lestari yang berinvestasi di sektor pertanian, dengan usaha ubi kayu dan industri pengolahannya terletak di wilayah Kecamatan Lunyuk.

Dia menyatakan, sistem perizinan terpadu tersebut justru dapat memberikan sinyal positif bagi investor lainnya yang hendak melirik potensi daerah Sumbawa yang dapat menguntungkan semua pihak.

Kemudahan yang diberikan daerah, ujarnya, akan mempercepat realisasi investasi di semua sektor. Baik sektor pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata serta pertambangan.

Hingga kini, lanjutnya, beberapa investor sudah berniat menanamkan sahamnya, dan pemerintah dengan tangan terbuka mendukungnya, salahnya satunya di sektor perikanan.

Dirmahan mengakui, investasi pada sektor perikanan yang dinamis, akan menjadi prioritas dalam pengembangan pada sektor tersebut.

“Kami juga berupaya untuk menarik penanaman modal asing (PMA), terutama pada budidaya udang dan mutiara. Semakin banyak investor yang masuk ke Sumbawa, maka pergerakan aktivitas ekonomi semakin meningkat serta memberikan dampak berganda yang signifikan bagi kemajuan suatu daerah,” ujarnya. Antara

Berita Terkait

Ekonomi

Kinerja Bank BJB Solid Dengan Total Aset Capai Lebih Rp221 Triliun

Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan...

Konflik Timur Tengah, RI Berpotensi Kehilangan 5.500 Wisman dan Devisa Rp184,8 Miliar Per Hari

Sektor pariwisata telah membuktikan perannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi...

Presiden: Pemerintah Berupaya Menjaga Defisit APBN Tidak Bertambah

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinetnya agar mewaspadai dinamika...

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menurun

Pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfitri...

Berita Terkini