Rabu, Maret 18, 2026
HomeNewsIbukotaMitigasi Bencana Harus Masuk Dalam Tata Ruang

Mitigasi Bencana Harus Masuk Dalam Tata Ruang

Mitigasi bencana di negara kepulauan yang banyak gunung berapi aktif dan di daerah patahan bumi yang rawan gempa seperti Indonesia perlu mendapat perhatian serius. Perhatian terhadap hal ini akan mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana, misalnya gempa bumi, gunung meletus, sunami, dan sebagainya.

Mitigasi Bencana Kelud

Menurut Basuki Hadimoeljono, Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, praktek mitigasi bencana alam dibagi menjadi dua , mitigasi struktural dan mitigasi nonstruktural. “Mitigasi struktural berhubungan dengan pembangunan konstruksi fisik, sedangkan mitigasi nonstruktural meliputi perencanaan tata ruang yang disesuaikan dengan kerentanan wilayah terhadap risiko bencana,” katanya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dengan frekuensi serta distribusi kejadian bencana yang semakin tinggi dan merata di hampir seluruh wilayah Indonesia, persiapan mitigasi bencana mutlak diperlukan. Undang-undang tentang tata ruang sudah mengamanatkan mengenai penanggulangan bencana. Untuk itu dalam merancang rencana tata ruang wilayah (RT/RW) setiap daerah (kota/kabupaten dan propinsi) harus menyediakan ruang evakuasi bila terjadi bencana.

Basuki menjelaskan, penataan ruang diawali dengan penyusunan dan penetapan rencana tata ruang baik rencana umum dan rencana rinci. Rencana umum meliputi rencana tata ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota. “Untuk rencana rinci meliputi rencana detail tata ruang dimana penyusunan dan penetapannya menjadi kewenangan pemerintah daerah,” lanjutnya. Yudis 

Berita Terkait

Ekonomi

Kinerja Bank BJB Solid Dengan Total Aset Capai Lebih Rp221 Triliun

Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan...

Konflik Timur Tengah, RI Berpotensi Kehilangan 5.500 Wisman dan Devisa Rp184,8 Miliar Per Hari

Sektor pariwisata telah membuktikan perannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi...

Presiden: Pemerintah Berupaya Menjaga Defisit APBN Tidak Bertambah

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinetnya agar mewaspadai dinamika...

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menurun

Pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfitri...

Berita Terkini