HousingEstate, Jakarta - PT Wika Realty menjadi salah satu perusahaan BUMN paling ekspansif di bidang properti. Kini fokusnya pada pengembangan hunian vertikal. Selain apartemen Wika juga mengembangkan sejumlah kondotel (kondominium hotel) di Bali. Ada dua proyek kondotel yang dikembangkan Wika di Bali, Tamansari Jineng Kuta dan Tamansari Jivva di Klungkung.

Tamansari Jivva yang dikembangkan di pinggir pantai Lepang di Jl Subak Lepang, Klungkung, memasarkan tipe 29 – 120 m2 (semigross) seharga Rp1,1 – 6,1 miliar. Sementara Tamansari Jineng di Jl Sunset Road Kuta tipenya meliputi Superior (28  m2), Deluxe (35-40 m2), Premier (54 m2), Junior Suite (71-79 m2), Executive Suite (106-141 m2).

Tamansari Jineng, proyek hasil kerjasama dengan PT Angkasa, itu menawarkan sebanyak 188 unit. Ika, staf pemasaran Tamansari Jineng, yang ditemui di acara pameran property di JCC Jakarta, Rabu (14/5), mengatakan, tipe 28 dan 35 m2 sudah habis, demikian juga tipe Executive Suite. Yang tersisa tinggal tipe 40-79 m2.

Tipe 40 (Deluxe+) dibanderol Rp1,8 miliar (tunai bertahap 24x). Sebagai properti investasi yang akan dikelola Golden Tulip, salah satu operator hotel terbesar di Eropa, menjadi hotel bintang empat, unit kondotel Tamansari Jineng dapat dimiliki bersama (shared). Untuk kepemilikan bersama 5 orang harganya Rp380 juta/orang.

Kondotel akan dikelola Golden Tulip dengan sistem bagi hasil (profit sharing) 60 persen operator,  40 persen pemilik. Penghasilan akan diterima bulanan. Menurut staf pemasarannya, pada tahun ke-9 konsumen diperkirakan sudah balik modal. Konsumen juga mendapat return on investment (RoI) 16 persen selama dua tahun pertama yang bisa digunakan untuk mengurangi harga.

Dalam memasarkan kondotelnya Wika bekerja sama dengan Sun Live Insurance untuk memberi jaminan pengembalian uang 100 persen  pada tahun ke-15.Ika menjelaskan, untuk premi asuransi konsumen tidak perlu membayar lagi karena harga pembelian sudah termasuk biaya itu.

Tamansari Jineng sudah melakukan topping off dan ditargetkan operasi pada Desember 2014.  Pengembangnya mengklaim penjualannya sampai saat ini sudah mencapai 70 persen. Pras