Studio Hitam Putih
Hunian tipe studio ini menghadirkan garis-garis tegas yang maskulin sekaligus aksen detail yang feminin dalam palet warna hitam dan putih.
Developer Paramount Serpong akhir tahun lalu menambah portofolio proyeknya dengan menghadirkan apartemen Paramount Residences (PR) di areal pusat bisnis (CBD) Gading Serpong, Tangerang-Provinsi Banten, seluas 25 ha. Lokasinya tepat di belakang Hotel Aston Paramount Serpong yang sudah beroperasi sejak November 2010, dan dekat dengan kampus kedua Universitas Multimedia Nusantara (UMN) seluas 2,8 ha yang akan dibangun mulai pertengahan 2011.
Apartemen satu menara setinggi 20 lantai ini terdiri dari 313 unit hunian. Sebanyak 124 unit yang menempati lantai UG sampai 10 ditawarkan sebagai apartemen servis yang akan dikelola Aston International Indonesia. Sedangkan 189 unit lain di lantai selanjutnya dijual secara strata title.

Pengembang menawarkan unit tipe studio seluas 28,29 m2, tipe satu kamar tidur (1 BR) seluas 42,44 m2, dan tipe 2 BR seluas 56,58 m2 (semuanya luas semigross) seharga mulai dari Rp250 juta. “Seluruh unit sudah laku dalam lima hari pemasaran,” kata Budiawan Lebar, GM Planning dan Business Development Paramount Propertindo. Peminatnya rata-rata keluarga muda yang ingin tinggal di kawasan Serpong, namun memiliki bujet terbatas. Developer juga menyasar target pasar kalangan mahasiswa daerah yang akan kuliah di berbagai perguruan tinggi di Serpong.
Menanggapi antusiasme pembeli dan ekspektasi okupansi yang tinggi, Paramount telah menyiapkan menara kedua yang disebut Paramount Skyline setinggi 15 lantai. Lokasinya berseberangan dengan PR, tapi masih dalam areal CBD. Jumlah hunian yang dipasarkan sejak Februari lalu terdiri dari 198 unit tipe studio, 40 unit tipe 1 BR, dan 25 unit tipe 2 BR, seharga mulai dari Rp260 juta. Pembangunan PR akan dimulai Juni 2011 dengan target serah terima mulai Februari 2013.
Fasilitas di dalam apartemen kolam renang, gimnasium, function room, jogging track, green park, mini store, dan coffeeshop. Berikut contoh penataan interior tipe studio di apartemen PR. Siapa tahu bisa menjadi inspirasi menarik bagi Anda.
Maskulin
Sekilas menatap interior apartemen ini kita bisa merasakan nuansa maskulin yang kuat. Desain yang dihadirkan menanggalkan segala bentuk kerumitan dan estetika yang berlebihan. Pilihan tema warna hitam dan putih serta aksen perak (silver) mendukung terciptanya kesan yang tegas dan simpel.
Mulai dari pintu masuk, ditempatkan sebuah kitchen set satu baris (single line) simpel yang disisipi ruang untuk menaruh mesin cuci. Kabinet atas dirancang rendah, pas sejangkauan tangan. Tampilannya polos dan licin dengan selubung kaca cermin yang memberi ilusi ruang di depannya. Sedangkan kabinet bawah berlapis stainless steel tidak mengilap memberi sedikit sentuhan industrial.
Modul kabinet ditampilkan menerus namun bertransformasi menjadi rak terbuka dan panel dinding untuk menggantung TV serta meja berlaci. Pembeda antara kitchen set dan kabinet TV ditonjolkan melalui sapuan warna putih. Sebagai aksentuasi untuk mencerahkan suasana, dinding atas sepanjang kabinet dilapisi wallpaper bermotif dengan kombinasi warna hitam dan perak. Pilihan garis vertikal diterapkan untuk menghasilkan kesan ruang yang meninggi.
Lemari pakaian yang ditanam ke dalam dinding dirancang dengan daun pintu berlapis cermin. Penempatan cermin di sudut otomatis membuka ruang pandang yang lebih lebar. Karpet persegi empat di depan ranjang menegaskan demarkasi antara area privat dan non privat secara visual.
Feminin

Area tempat tidur yang bersisian dengan balkon diangkat dengan impresi yang lebih feminin. Tampak dihadirkan pada detail dinding kepala ranjang (headboard) dengan bantalan berpola kotak-kotak setinggi plafon. Pilihan warna hitam pekat memberi daya tarik di antara dominasi warna putih.
Pencahayaan lampu sorot dari plafon gantung ke arah headboard menambah efek dramatis. Lampu meja hanya diletakkan di salah satu sisi untuk penerangan di saat tidur. Sementara sisi lainnya diletakkan sofabed yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan ekstra tempat tidur. Lukisan bertema hitam dan putih di atas sofa menjadi ornamen pemanis dinding.
Sumber: Majalah HousingEstate
