HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) tengah menyiapkan untuk mengerjakan tiga proyek besar yang akan dikerjakan tahun ini juga. Tiga proyek tersebut, yaitu akses jalan Dermaga Merak dan Bakauheni untuk memperlancar penyeberangan Jawa-Sumatera, penyiapan kawasan industri Lampung, dan pembangunan jalan tol Bakauheni-Tanjung Siapi-api.

Hal ini disampaikan Menpupera Basuki Hadimuljono kepada media di kantornya, akhir pekan lalu. Menurut Basuki, ketiga proyek besar ini membutuhkan anggaran sekitar Rp53 triliun yang nanti pembiayaannya dari swasta dan APBN.

“Yang paling besar untuk pembangunan jalan tol, itu biayanya Rp30 triliun sendiri. Yang lainnya adalah proyek penambahan dan modernisasi dermaga di Merak dan Bakauheni, nanti pengerjaan desainnya oleh Kemenpupera sementara pembangunannya oleh konsorsium BUMN,” ujarnya. Modernisasi dermaga memungkinkan kapasitas angkut 50-60 mobil per kapal menjadi 80-150 mobil per angkut atau sekitar 8.000 per angkut per hari dari saat ini 6.000.

Pembangunan jalan trans Sumatera sepanjang 434 km juga tinggal dieksekusi. Jalan ini akan mencakup Bakaehuni (Lampung), Terbanggi Besar (Lampung Tengah), Kayu Agung (Ogan Komering Ilir, Palembang), hingga ke Tanjung Siapi-api (Palembang).

“Untuk proyek ini dokumennya sudah lengkap dari AMDAL hingga detail desainnya, tinggal pembebasan lahannya. Saya sudah bicara dengan Gubernur Sumatera Selatan, katanya tahun ini juga pembebasan lahannya akan dimulai,” tandas Basuki.