60 Ruang Publik Ramah Anak Akan Dibangun Tahun Ini
Pemprov DKI Jakarta akan terus memperbanyak ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) sebagai pusat interaksi dan kegiatan warga. Selain area hijau di dalam RPTRA juga disediakan sarana olahraga hingga gedung pertemuan yang bisa digunakan untuk kegiatan bersama. Tahun ini rencananya akan dibangun sebanyak 60 RPTRA.

“Permasalahan utama di Jakarta itu karena tidak memiliki ruang publik yang memadai untuk digunakan interaksi warganya. Makanya orang rekreasi ke mal, anak mudanya sering tawuran antar kampung karena nggak ada tempat penyaluran untuk aktifitas positifnya. Makanya kita akan buat RPTRA di banyak tempat untuk sosialisasi maupun aktifitas warga,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota, Jakarta, Selasa (23/6).
Basuki juga akan menugaskan lurah untuk mengetahui secara detil kebutuhan warganya. Berapa banyak RPTRA yang dibutuhkan di suatu lokasi dan fasilitas yang dibutuhkan, harus diketahui lurah dan disampaikan ke kepala dinas.
“Jadi nanti fungsi lurah itu seperti estate manager, dia yang harus tahu kebutuhan masyarakat dan bagaimana mengelolanya. Jadi masyarakat juga tahu dan merasakan kalau ada yang melayani, salah satunya dengan memaksimalkan fasilitas RPTRA ini,” tandas Ahok.