HousingEstate, Jakarta - Kemang, Jakarta Selatan, merupakan salah satu kawasan yang disukai kalangan ekspatriat. Lingkungannya relative hijau dan banyak menyediakan fasilitas untuk orang asing. Resto yang menyajikan menu untuk orang asing cukup banyak, termasuk galeri-galeri seni yang disukai para ekspatriat. Atmosfir seperti inilah yang ingin dihadirkan Synthesis Residence di Jl Ampera Raya, Kemang. Synthesis Development, pengembangnya, merancang apartemen ini dengan nuansa etnik modern.

“Kami mengusung konsep desain arsitektur bangunan rumah joglo dan batik kawung untuk mewujudkan imajinasi maupun impian mengenai hadirnya hunian nan elok khas kediaman para raja. Dengan begitu keberadaan apartemen ini juga akan semakin menguatkan karakter kawasan Kemang pada umumnya,” ujar GM Sales and Marketing Synthesis, Imron Rosyadi, saat peluncuran show unit Synthesis Residence, akhir pekan lalu.

Foto Synthesis-1

Apartemen di seberang kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu dibangun di atas area seluas 2 ha itu penamaan towernya juga berbau etnik. Misalnya tower Nakula, Sadewa, dan Arjuna. Dari tiga tower itu pengembangnya memasarkan hunian sebanyak 1.188 unit. Tipe yang ditawarkan mulai 1 kamar (28 m2) hingga 3 kamar (91,9 m2) seharga mulai Rp1,1 miliar. Area yang dibangun 40 persen, selebihnya digunakan untuk ruang terbuka hijau (RTH) dan infrastruktur.

“Dengan sudah dibukanya show unit apartemen ini, konsumen bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan merasakan suasana konsep etnik modern yang kami kembangkan. Kami juga mengembangkan fasilitas unik, yaitu taman air atau disebut Tirta Astana untuk menguatkan konsep etnik yang kami angkat,” imbuhnya.