HousingEstate, Jakarta - Bintaro Jaya (2.000 ha) telah berkembang menjadi kawasan favorit di sebelah selatan Jakarta yang banyak dicari para profesional muda. Selain pengembangan kawasannya yang cukup rapi, pengembangnya PT Jaya Real Property Tbk (JRP), mengonsep kawasan ini sebagai transit oriented development (TOD) dengan adanya tiga stasiun: Pondok Ranji, Jurangmangu, dan Sudimara.

“Sejak tahun 2007 kami mengembangkan konsep e-community untuk mengajak penghuni menggunakan transportasi umum dan mengurangi kendaraan pribadi. Kami juga menyiapkan transportasi In Trans Bintaro, yaitu bus yang berkeliling di kawasan Bintaro sehingga warga tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Tina S. Hadisumarto, General Manager Marketing Bintaro Jaya, kepada housing-estate.com di Jakarta beberapa waktu lalu.

JRP juga mengembangkan kawasan Bintaro Jaya dengan infrastruktur yang sudah mencakup jalur sepeda (bike path). Bukan hanya sekadar membuat garis pada jalur eksisting, bike path di Bintaro Jaya didesain dengan level berbeda dengan jalur mobil sehingga lebih nyaman dan aman bagi pesepeda maupun pejalan kaki.

“Dengan e-community ini merupakan upaya kami untuk menciptakan sebuah kawasan yang baik dan sehat. Para pekerja selain bisa menggunakan sarana kereta api disediakan juga bus sehingga dari kawasan ini tidak menambah kepadatan lalu lintas di Jakarta. Hal-hal seperti ini terus kita kreasikan dan kita kembangkan di Bintaro Jaya,” pungkasnya.