HousingEstate, Jakarta - PT Hartono Istana Teknologi, produsen elektronik lokal Polytron, tahun ini mencapai target pertumbuhan lebih kecil dari yang ditargetkan. Menurut Public Relation & Marketing Event Manager Polytron Santo Kadarusman, 2015 merupakan tahun cukup sulit karena perekonomian nasional melemah.

“Kami menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 30 persen, tapi hingga pertengahan Desember ini baru bisa memenuhi setengahnya (50 persen). Untuk penjualan kami terbantu dari jajaran produk audio dan video selain produk kulkas, mesin cuci, hingga smartphone,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Sabtu (26/12).

Produk LED TV Cinemax Pro dan home theater telah mengimbangi jumlah penjualan secara keseluruhan baik secara volume maupun nilai penjualan. Produk ini telah menembus penjualan tertinggi menyaingi produk smartphone yang dinilai Santo terlalu banyak pemain sehingga persaingan di pasar cukup sengit dan ketat. Selain itu, produk TV tabung (CRT) juga masih cukup banyak peminatnya di beberapa daerah seperti Sulawesi, NTT, NTB, dan Papua.

Sementara itu dari jajaran produk home appliances, seri kulkas maupun mesin cuci Belleza tetap menjadi primadona untuk Polytron. Sumbangan lainnya yaitu dari produk pendingin ruangan (AC) terlebih sejak  Polytron memberlakukann garansi hingga lima tahun untuk kompresor, dua tahun untuk spare part, dan layanan service 1×24 jam.

“Untuk strategi tahun 2016, selain menyediakan produk berkualitas kami juga akan memperkuat di layanan after sales service lengkap dengan layanan SMS hingga whatsapp untuk pendaftaran garansi maupun permintaan service kunjungan selain memperbanyak jaringan kantor perwakilan maupun cabang service di berbagai kota pelosok,” imbuhnya.