Jumat, Januari 30, 2026
HomeNewsIbukotaDKI Anggarkan Rp2 Triliun Untuk RTH

DKI Anggarkan Rp2 Triliun Untuk RTH

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menganggarkan hingga Rp2 triliun per tahun untuk pembelian lahan guna dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Ini untuk mendorong luasan RTH Jakarta yang saat ini hanya 9 persen menjadi 30 persen sebagaimana aturan setiap daerah minimal memiliki 30 persen ruang terbuka dari luas kawasannya.

Taman Ayodya
Taman Ayodya Jakarta | via : fotografer.net

“Kami terus membeli lahan untuk dibangun taman dan RTH selain ruang terbuka biru (RTB) berupa waduk ataupun embung. Untuk membebaskan lahan di Jakarta memang banyak kendalanya, kita banyak digugat, tapi pengalaman selama ini bikin kita makin pintar sehingga rencana pembelian lahan tahun ini harusnya bisa lebih sukses,” ujarnya di Balaikota, Rabu (6/1).

Lambatnya penambahan lahan RTH selama ini karena mudahnya masyarakat menyomasi Pemprov. Akibatnya lahan yang dalam proses pembelian langsung dihentikan. Tahun ini Basuki mengintsruksikan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI mencari lahan sebanyak-banyaknya hingga mencapai dua kali lipat dari anggaran. Dengan cara seperti itu bila ada somasi dari masyarakat terkait lahan yang hendak dibeli Pemprov bisa langsung mengalihkan ke lahan lainnya.

”Anggaran kita Rp2 triliun, saya suruh cari lahan sampai senilai Rp4 triliun, jadi kalau gagal bisa pindah, kalau sukses semua tinggal kita ajukan di APBD Perubahan. Malah bagus kita jadi punya lahan banyak,” imbuhnya.

Tahun 2015 Pemprov DKI cukup banyak membuat RTH yang dikonsep sebagai Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) dan tahun ini ditargetkan akan dibangun sebanyak 150 RPTRA, selain waduk dan embung. Konsepnya, Jakarta harus banyak memiliki RPTRA, daerah resapan, danau, hamparan rumput, dan sebagainya.

Berita Terkait

Ekonomi

Melihat Tren Belanja dari Kacamata Mandiri Spending Index

Aktivitas belanja masyarakat mulai melambat khususnya pasca libur Natal...

AS Tetap Tak Tertandingi Sebagai Penguasa Ekonomi Dunia

Amerika Serikat (AS) masih tak tertandingi sebagai penguasa ekonomi...

Survei Perbankan: Penyaluran Kredit 2026 Diprediksi Hampir Sama Dengan 2025

Survei Perbankan Bank Indonesia yang dipublikasikan pekan lalu mengindikasikan,...

Berita Terkini