HousingEstate, Jakarta - Seretnya pasar properti dan persaingan yang kian tajam dalam penyaluran KPR menuntut kalangan perbankan lebih gesit di pasar. Terkait hal itu Bank Mandiri mulai terlibat langsung dalam pengembangan pasar dengan menyelenggarakan pameran properti. Pameran diselenggarakan di Trans Studio Mall Bandung bertajuk Festival Properti Indonesia yang akan berlangsung hingga 15 Mei 2016.

Menurut Erwin Destiawan, Regional Wholesale Head Bank Mandiri Bandung,  Ibukota Propinsi Jawa barat ini populasi penduduknya cukup besar dan laju pertumbuhan ekonominya juga cukup tinggi. “Ini mendorong pasar properti di Bandung bergairah, makanya kita optimis Festival Properti Indonesia bakal sukses dengan  target kunjungan 65 ribu orang dari Bandung dan sekitarnya,” ujar Erwin saat pembukaan Festival Properti Indonesia di Bandung, Senin (9/5).

Selama berlangsungnya pameran Bank Mandiri akan memberikann suku bunga ringan 8,5 (persen fixed 5 tahun). Selain untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, pameran ini juga diharapkan bisa meningkatkan portofolio KPR Bank Mandiri di Bandung.

Proyek properti yang dipamerkan dipilih yang lokasinya di Bandung Raya. Sebutlah Taman Melati Jatinangor, Capitol Park, Puri Melia Asri, Dago Village, Buah Batu Square, Bumi Panyawangan, Grand Taruma Karawang, Galuh Mas, D’Luxor, dan beberapa lainnya.

Selain pameran produk properti pada acara ini Bank Mandiri juga melelang aset-aset properti yang kreditnya macet. Produk tersebut ditawarkan Bank Mandiri dengan harga kompetitif.  Acara juga diisi talk show produk unggulan Bank Mandiri, market outlook properti, dan pemberian hadiah langsung mulai logam mulia hingga gadget.

“Hingga akhir triwulan pertama 2016 penyaluran KPR kami di wilayah Bandung mencapai Rp2,63 triliun. Angka ini tumbuh 4,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah tersebut setara dengan 8,5 persen dari total penyaluran KPR Bank Mandiri secara nasional yang menyentuh angka Rp30,76 triliun,” imbuh Erwin.