HousingEstate, Jakarta - Pembangunan hunian vertikal alias apartemen di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, semakin riuh.  Apartemen yang segera dipasarkan adalah Domicilio Cikarang yang dibangun di dalam Cikarang Central City (CCC/8,8 ha). Proyek superblok yang dikembangkan PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) itu lokasinya di Jl Raya Cikarang-Cibarusah. Domicilio Cikarang akan dipasarkan Juli mendatang atau paling lambat usai lebaran tahun ini. Tahap pertama sudah dibangun 188 unit ruko, 90 persen di antaranya sudah terjual. Setelah apartemen pengembangnya akan  membangun hotel.

Apartemen Domicilio terdiri atas 3 tower setinggi 20 lantai sebanyak 1.800 unit hunian. Tower pertama sebanyak 460 unit sudah  menyelesaikan pekerjaan tiang pancang. Ada tiga tipe yang ditawarkan: studio (27 m2), 1 kamar (53,8 m2), dan 2 kamar (72,5 m2) seharga Rp13,5 juta per meter persegi. Tiga tower tersebut  dikembangkan di area seluas 1,5 ha dengan investasi Rp650 miliar.

“Kami ingin menjual produk properti dengan cara benar dimulai dari lahan dan perizinan yang sudah clear, membangun infrastruktur jalan dan saluran, juga kantor marketing dan show unit. Pemasaran resmi akan dilakukan setelah Lebaran, jadi konsumen lebih yakin dan aman dengan produk yang dibelinya karena kami bukan hanya jual kertas,” ujar Robert Yapari, Director of Business Development MMS, saat peresmian kantor pemasaran dan show unit Domicilio di Bekasi, Kamis (12/5).

Pengembangan proyek ini pun hanya menggunakan 30 persen lahan sehingga 70 persennya digunakan untuk kawasan ruang terbuka.

CCC dikembangkan dengan konsep resort modern. Area yang dibangun hanya 30 persen, selebihnya digunakan untuk infrastruktur dan ruang terbuka. Target pasarnya kalangan kelas menengah lokal dan ekspatriat single. Menurut Robert, apartemen ini untuk meladeni orang-orang yang beraktifitas di kawasan industri Cikarang dan sekitarnya. “Hingga Desember 2016 kami menargetkan penjualannya bisa mencapai 70 persen. Pembangunan tower pertama akan kami selesaikan dua tahun,” imbuhnya.